![]()
Medan – Bnews.id:Polsek Percut Sei Tuan temukan Humaira Putri (8) sudah tak bernyawa di tumpukan sampah tepi Sungai Denai, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sunatera Utara, Minggu malam (3/7/2022).
Humaira Putri (8) yang merupakan warga Pasar IV Tembung, Gang Sepakat V, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, merupakan korban yang dilempar ibunya ke Sungai Denai hingga hanyut tenggelam.
Humas SAR Medan, Sariman S Sitorus saat dikonfirmasi via telepon, (4/7) membenarkan atas penemuan mayat bocah 8 tahun tersebut.
” Korban ditemukan diantara tumpukan sampah tepi sungai. Warga yang menemukan korban, langsung melaporkan ke petugas Polsek Percut Sei Tuan dan Basarnas Medan,” katanya.
Untuk keperluan investigasi pihak kepolisian, yang sebelumnya dikabarkan bahwa bocah 8 tahun tersebut dibuang oleh ibunya, Tim SAR gabungan menyerahkan jasad korban ke Pihak kepolisian.
” Korban telah berhasil kami evakuasi dan langsung diserahkan ke Pihak Kepolisian,” ungkapnya.
Sebelumnya tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Basarnas Medan, Ditsamapta Polda Sumut, SAR MTA, Rumah Zakat, RBBS dan masyarakat, selama 7 hari melakukan pencarian seorang bocah hanyut di Sungai Denai dengan menurunkan Perahu LCR milik Basarnas Medan, Perahu LCR milik Ditsamapta Poldasu, Perahu Rafting milik Potensi SAR Rumah Zakat dan Aqua Eyes yang digunakan untuk mendeteksi lokasi korban dibawah air.
Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Muhammad Agustiawan membenarkan atas temuan jasad bocah 8 tahun tersebut bernama Humaira Putri.
” Setelah kami konfirmasi kepada keluarganya, benar bahwa yang ditemukan adalah jasad humaira yang selama ini hilang,” jelasnya.
Mengusut fakta dan informasi sesungguhnya, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap Ibu kandung Humaira yang sempat menhaku telah melempar anaknya ke Sungai Denai.
” Kita masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan Ibu kandung Hunaira dari tim kesehatan Tumah Sakit Jiwa,” tutupnya. (Dodi Kurniawan)
Share this content:






Comment