![]()
Binjai – Ketua Organisasi Masyarakat (Ormas) berinisial JP menjadi berbincangan hangat dimedia sosial belakangan ini.
Menanggapi issu yang beredar Ketua Ormas, JP sebagai dalang pelaku penganiayaan membuat para saksi angkat bicara. “Dalam permasalahan yang di isukan, JP di tuduh sebagai otak pelaku penganiayaan, itu tidak benar.” Papar RW salah satu saksi yang berada di tempat kejadian perkaranya.
“Sebab awal kejadian permasalahan nya adalah berawal dari sepeda motor milik RS yang di pinjam oleh orang berinicial HR warga Jl. Pandega, Semi.I, dan di gadaikan ke pihak lain di sekitar tempat hiburan Titanic Flower.” jelasnya saat di konfirmasi awak media.
Saksi RW (50) saat di konfirmasi langsung di rumah kediaman nya Jl. Gunung Sinabung, Minggu,06/09/2020 bekisar Pukul 16:00 Wib, mengungkapkan, “Oleh karena itu kami sekeluarga mendatangi rumah kediaman Orang Tua HR di Jl. Pandega” jelasnya.
“Dan saat musyawarah kami usulkan pinjam tukar pakai sepeda motor miliknya sebelum sepeda motor itu ditebus. Namun TB (ayah HR) sepertinya tidak senang dan langsung pergi meninggalkan kami. Tidak berselang lama TB kembali dengan bersama Tiga (3) Orang Laki-laki berperawakan tegap diantaranya belakangan di ketahui berinicial TG dan Dua lagi Anak dari TG berinicial RN dan RM.” Paparnya.
“Sesampai di TKP, RG langsung bertanya, apa masalah kalian? karna kami tidak kenal dengan beliau maka keponakan saya berinicial TR bertanya. Bapak dari pihak mana?” Kata keponakan saya.
Masih keterangan saksi, “tiba-tiba TG emosi dan langsung menyerukan serang…!!! katanya. Kedua anaknya berinicial RN dan RM pun langsung memukul dan mengkeroyok TR bersama-sama TG. Lalu keponakan saya yang satu lagi berininicial AS yang maksut melereipun di pukuli juga oleh TG dan kedua Anaknya.” Ungkapnya.
Bercampur ketakutan kami sekeluarga lari ke Rumah Ketua Ormas, JP di Jln.Gunung.Sibayak untuk menyelamat Diri, imbuhnya.
Sesampai disana kami tidak jumpa dengan JP dan kami minta tolong sama orang-orang yang ada disitu untuk mendampingi kami menyelesaikan permasalahan sepeda motor RS yang di gadaikan oleh HR. Makanya kedua keponakan Saya TR dan AS kembali ke rumah TB (Orang Tua HR) di dampingi lima orang anggota JP untuk mendamaikan agar tidak terjadi lagi keributan.” Kata RW.
“Namun sesampai di TKP, RN anak TG langsung mengambil kayu (Beroti) dan mau menyerang anggota JP. Beruntung anggota JP langsung dapat merebut balok itu makanya TG dan kedua anaknya RN dan RM bersama TB di ajak ke rumah JP untuk menyelesaikan permasalahan sepeda motor itu.” Jelas TR dalam keterangannya.
Sesampainya dirumah JP “Kami di tanya kronologisnya oleh JP. “Setelah itu JP menyuruh TB agar mencari dan menghadirkan HR agar permasalahan tersebut selesai. Namun TB menjawab Kemana saya cari dia sudah melarikan diri jawab nya kepada JP. Selanjutnya JP langsung menyuruh anggota nya menghubungi Pihak Kepolisian Mapolsek Bi jai Selatan.” Terangnya.
Diketahui Polsek Binjai Selatan telah menyelesaikan secara perdamaian tersurat dan di tandatangi semua pihak.
Diduga di tunggangi oleh oknum tertentu sehingga keluarga TG kembali membuat laporan ke Mapolres Binjai. Hingga kini pihak pelapor belum bisa dikonfirmasi, terang RW.
Peristiwa keributan dan perselisihan yang sempat jadi perbincangan di media sosial tersebut, berawal dari adanya permasalahan kisruh di rumah kediaman JP di Jl. Gunung Sibayak Tanah Merah minggu 30/08/2020 bekisar pukul 20:45 Wib.
Saksi warga yang sempat mendengar saat berlangsungnya keributan tersebut mengatakan, beberapa kali kami dengar beliau berkata hei ada apa itu? Ada masalah apa? Kenapa kalian ribut dirumahku ini? Naik kalian naik kalian! Kata JP, terang warga yang sempay menyaksikan ke kisruhan tersebut dari luar halaman rumah JP. Kata warga yang tidak ingin disebut namanya.
Kasubag Humas Polres Binjai, Siswanto Ginting saat dikonfirmasi via telepon (9/9) mengatakan terkait permasalahan yang menyebutkan Ketua Ormas di Binjai, pihak Kepolisian Polres Binjai masih melakukan penyelidikan, teranya.(Bnews – TIM)
Share this content:






Comment