Peristiwa
Home » Sungai di Teluk Mengkudu Tercemar Parah, Ikan Mati dan Bau Menyengat

Sungai di Teluk Mengkudu Tercemar Parah, Ikan Mati dan Bau Menyengat

Loading

BNEWS.ID, Serdang Bedagai – Pencemaran lingkungan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai. Limbah yang diduga berasal dari sejumlah pabrik di kawasan hulu sungai mengalir ke sungai yang melintasi Dusun I dan Dusun II, Desa Liberia.

Akibat pencemaran tersebut, sejumlah ikan ditemukan mati mengapung di permukaan air, sementara sebagian lainnya terlihat dalam kondisi lemah atau seperti mabuk. Air sungai yang sebelumnya jernih kini berubah keruh dan mengeluarkan bau tak sedap, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan warga sekitar.

Jumiran, warga Dusun II Desa Liberia, mengatakan bahwa kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi beberapa tahun lalu. Namun, menurutnya, pencemaran kali ini berdampak lebih parah karena hampir tidak ditemukan lagi udang maupun ikan yang hidup di aliran sungai tersebut.

“Yang mati kebanyakan ikan pahitan, ikan yang lain sudah tidak ada,” ujar Jumiran, selasa (20/01/) siang.

Residivis Asal Aceh Dibekuk di Penginapan, Polisi Sita 4,6 Kg Sabu

Jumiran menduga pencemaran berasal dari aliran pembuangan limbah di wilayah hulu sungai, yang menyebabkan ikan-ikan mati dan mengapung. Kondisi ini membuat warga khawatir terhadap dampak lingkungan jangka panjang, terutama terhadap kelangsungan ekosistem sungai dan potensi ancaman bagi kesehatan masyarakat.

Kepala Desa Liberia, Syaifuddin, membenarkan adanya laporan dugaan pencemaran sungai tersebut. Ia menyebut, pemerintah desa segera berkoordinasi dengan pihak terkait setelah menerima laporan dari kepala dusun.

“Petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan pihak Kepolisian sudah turun langsung ke lokasi. Begitu mendapat laporan dari kepala dusun, saya langsung perintahkan untuk mendampingi instansi terkait,” kata Syaifuddin saat dikonfirmasi.

Menurutnya, hingga saat ini sumber pasti limbah yang mencemari sungai masih dalam proses penelusuran. Namun dugaan sementara mengarah ke aliran sungai di kawasan hulu.

“Kami belum tahu pasti dari mana asalnya, tapi dugaan sementara dari aliran sungai di atas, yang di samping Alfamart itu,” jelasnya.

Gempa Berkekuatan Magnitudo 4,7 Guncang Kabupaten Aceh Barat Daya, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang

Syaifuddin menambahkan, selain bau menyengat yang mulai tercium di sekitar permukiman warga, dampak paling jelas dari pencemaran tersebut adalah matinya ikan-ikan di sepanjang aliran sungai.

“Dampaknya jelas, selain bau yang menyengat, ikan-ikan di sungai mati semua,” pungkasnya. (F08)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share