GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Cuaca Ekstrim Di Kota Binjai,  Warga Yang Khawatir Pohon Besar Di Badan Jalan Harus Buat Permohonan Baru Bisa Di Bersihkan

Cuaca Ekstrim Di Kota Binjai,  Warga Yang Khawatir Pohon Besar Di Badan Jalan Harus Buat Permohonan Baru Bisa Di Bersihkan

Loading

Binjai –

Cuaca ekstrim berupa hujan deras disertai angin kencang yang terjadi beberapa hari terakhir ini di Kota Binjai membuat warga khawatir keberadaan pohon – pohon besar di tepi jalan dan berada di depan rumah mereka.  Seperti yang terlihat di jalan P.  Diponegoro Kelurahan Mencirim Kota Binjai yang terlihat banyaknya pohon – pohon besar yang ditanam Pemerintak daerah disepanjang jalan beberapa tahun lalu. 

Pasalnya, kondisi pohon – pohon tersebut sudah sangat besar dan diduga warga sudah tua. Bahkan di sejumlah pohon terlihat batangnya yang sudah mulai rapuh. 

Musyawarah ke-1 SMSI Kepulauan Nias: Yonimasari Hulu Terpilih Aklamasi

Menurut sejumlah warga,  pohon yang ada di sepanjang jalan sudah tua dan besar,  apalagi ada sejumlah pohon yang condong ke rumah warga, sehingga membuat warga selalu cemas jika datang hujan disertai angin kencang,  karena cabang pohon yang sudah berada diatap rumahnya. 

“Setiap datang hujan disertai angin kencang kami selalu takut pohon besar yang ada di depan rumah akan tumbang dan menimpa rumah kami,  karena pohonnya sudah sangat besar dan batangnya kelihatan sudah mulai keropos, ” ucap Ani yang merupakan warga sekitar dan khawatir keberadaan pohon tersebut akan menimpa rumahnya saat datang hujan disertai angin kencang pada Kamis (26/5/2022).

Warga juga sudah mencoba melakukan pembersihan pohon sendiri, namun khawatir akan digugat oleh Pemerintah Daerah karena pohon – pohon tersebut milik pemerintah daerah dan bukan milik warga. 

“Pernah ada rencana memanggil tukang untuk menebang pohon sendiri,  namun tidak ada yang berani menebangnya, karena keberadaan pohon tersebut milik Negara dan bukan milik pribadi, ” jelas warga bingung. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai, Amas Mansyur Siregar saat dikonfirmasi via Whats App mengatakan bahwa warga harus membuat permohonan terlebih dahulu ke dinas terkait baru bisa dilakukan pembersihan atau penebangam pohon, sebab sampai saat ini sudah banyak permohonan oleh warga dan karena keterbatasan armada dan tenaga, maka dinas terkait tidak bisa melakukan pembersihan secepat mungkin. 

Kampung Berkah Ubah Wajah Kawasan Kumuh Desa

“Buat permohonan ke Pelayanan Terpadu Satu Pintu, supaya terdata dan dijadwalkan, sementar kalau untuk pemangkasan buat surat permohonan ke DLH saja. Kami tidak bisa melakukan pembersihan dan penebangan pohon jika warga tidak membuat permohonan terlebih dahulu, pasalnya tenaga dan armada di Dinas terbatas, jadi harus antri,” tulis Kadis DLH melalui pesan Whats App pada Kamis (26/5/2022).

Kadis DLH Kota Binjai juga menjelaskan bahwa meski pohon berada di badan jalan,  namun yang membuat permohonan harus warga dan jika tidak ada permohonan maka tidak akan di tebang atau dipangkas. 

“Yang mohon penebangan sudah banyak jadi untuk penjadwalannya harus antri,

dan setiap pohon yg ditebang itu harus didata siapa pemohonnya supaya mudah menjadwalkannya, sebab yang antri sdh puluhan pemohon, ” jelas Kadis DLH Kota Binjai melalui pesan Whats App. 

Warga berharap agar dimasa cuaca ektrim hujan disertai angin kencang dan sudah terjadi beberapa kali di Kota Binjai, Pemerintah daerah harus lebih bergerak cepat guna membersihkan pohon – pohon di badan jalan dan mengancam rumah – rumah warga. Pasalnya pohon – pohon besar tersebut berada di badan jalan dan ditanami oleh pemerintah daerah sendiri dan bukan ditanah milik warga. (Tp)

PT Musim Mas Bangun Alun-Alun Percut Sei Tuan

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share