GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Hukum
Home » Pelaku Penganiayan Kades Tanjung Gunung Diserahkan Ke Polisi

Pelaku Penganiayan Kades Tanjung Gunung Diserahkan Ke Polisi

Loading

BINJAI – Pelaku penganiayaan terhadap Joni Surbakti (50) Kepala Desa Tanjung Gunung Kec. Sei Bingai, Kab. Langkat diserahkan kepada Polisi Resort Binjai, Jum’at (08/05) sekira pukul 20.30 Wib.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Kepolisian Resort Binjai, pelaku itu adalah seorang pemuda, bernama Hiskia Agamael Ginting (18) warga Desa Tanjung Gunung, Kec. Sei Bingai, Kab. Langkat.

Sebelum diserahkan, pelaku di jemput orang tua beserta ketua PP Kota Binjai J. Payo Sitepu di pantai Alam Jaya, untuk di bawa kerumah Ketua PP J. Payo Sitepu yang berada di Jl. Semi, Kel. Binjai Estate, Kec. Binjai Selatan.

Selesai itu, ketua PP Kota Binjai J Payo Sitepu menghubungi Kanit Tipikor Iptu Irpan Rinaldi Pane untuk menyerahkan pelaku penganiayaan tersebut.

Cegah Korupsi, Bobby Nasution dan 33 Kepala Daerah se-Sumut Teken Komitmen Bersama KPK

Kapolres Binjai, Akbp Romadhoni Sutardjo ketika dikonfirmasi via seluler melalui Kasubbag Humas Polres Binjai, Akp Siswanto Ginting pada 9 Mei 2020, membenarkan atas penyerahan pelaku penganiayaan Kades Tanjung Gunung.

“Benar, hingga saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan lebih lanjut di Sat Reskim Polres Binjai, guna penyidikan lebih lanjut,” kata Siswanto.

Ironisnya, keterangan kejadian, pelaku mengaku, saat ia menyincang sawit milik Tenang Ginting yang merupakan pak tengahnya, berlokasi tidak jauh dari Jambur Desa Tanjung Gunung. Setelah itu, Kades tiba di depan kantor desa (tidak jauh dari Jambur) dengan mengenderai mobil dan memarkirkan mobil di pinggir Jalan.

Namun, Kades berjalan kaki melewati pelaku sembari berkata, “mampus tidak laku sawitmu” dan langsung berjalan menuju kantor Kepala Desa.

Seketika itu, menahan emosi atas perkataan Kades tersebut, pelaku pun menunggu Kades keluar dari kantornya di sebuah kedai kopi yang berada di depan kantor kepala desa Tanjung Gunung, Rabu (06/05).

PERADI PROFESIONAL DKI Jakarta Resmi Dilantik, DPD Pertama Jadi Tonggak Ekspansi Nasional

Berselang sekitar 15 menit, Kades pun keluar dari kantor desa menuju mobilnya yang parkir di Jalan Depan Kantor Desa, tanpa segan-segan pelaku mengejar dan menganiaya Kades itu menggunakan sebilah kapak. Akibatnya, Kades itu mengalami luka bacok di kepala dan tangan.

Usai kejadian, pelaku melarikan diri dan membuang kampaknya ke sungai Mencirim yang tidak jauh dari lokasi kejadian, juga pelaku bersembunyi di hutan. (Bnews-Mr)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share