![]()
Langkat – Ulah komplotan preman yang kabarnya kerap membuat resah masyarakat Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, memancing emosi sejumlah warga pada Sabtu dini hari, 11 Januari 2020.
Pasalnya, kumpulan para preman yang dipimpin inisial A melakukan penyekapan kepada seorang ibu dan anaknya yang baru berusia 2 bulan.Hal ini sontak meyulut emosi warga.
Merasa mulai sering diresahkan, ratusan warga mulai mengamuk, dan bergerombolan mendatangi sarang berkumpulnya komplotan preman tersebut, dengan tujuan mencari pimpinan berinisial A.
Krumunan masa dengan emosi yang menggebu menuju lokasi kediaman A, namun sayang, sebab A tidak berada ditempat. Amarah warga yang sudah tidak terbendung lagi akhirnya dilampiaskan kepada 3 orang yang diduga kaki tangan A.
Ketiga kawanan terduga preman tersebut jadi bulan bulanan warga yang sudah terbakar emosi. Tidak hanya itu, warga yang marah juga ikut membakar gubuk dilokasi markas A. Serta menghanguskan 1 unit mobil jenis Taft Rocky dan 1 unit sepeda motor.
Informasi dihimpun, penyanderaan yang dilakukan A dan komplotan nya dilatar belakangi hutang piutang. Namun, warga mengganggap hal itu hanya alasan A saja. Salah seorang warga yang namanya tak ingin disebutkan mengaku bahwa A bukan yang pertama kali melakukan seperti ini.
” mereka (Geng preman), memang sering membuat resah masyarakat Desa tanjung Lenggang, dan ini yang kedua kali, Terakhir dilakukan A dan geng nya pada Jumat (10/1) pagi. Dan kali ini, kami tidak bisa diam begitu saja, karna sudah sengat meresahkan ” ucapnya.
Lebih jauh warga tersebut mengatakan ” kami pun tidak mengerti jalan pikiran A hingga tega menyandera Ibu dan anak itu ” cetus dia.
Pasca Bentrok OKP Dengan Warga
Kasubag Humas Polres Langkat, Iptu Rohmat saat dikonfirmasi tim http://www.bnewstv.com mengatakan benar atas peristiwa bentrok OKP dan Warga Tanjung Lenggang, ucapnya.
Lebih jelas lagi, mengingat lokasi bentrok OKP dengan Warga tak jauh dari tempat Wisata, Forkopincam langsung mengajak bermusyawarah di Aula Kantor Camat Bahorok Kel. Pekan Bahorok Kec. Bahorok Kab. Langkat, Pada 11 Januari 2020, pukul 10.30 s.d 13.00 WIB, jelas Rohmat.
Hal ini dilakukan untuk menciptakan suasana aman dan tidak membuat para wisatawan takut untuk berwisata ke Objek Wisata Bukit Lawang. Selanjutnya para tokoh masyarakat menghimbau kepada masyarakat untuk bisa menahan diri agar permasalahan ini tidak meluas kemana-mana, mengingat lokasi bentrok berdekatan dengan kawasan wisata Bukit Lawang.
Masih kata Rohmat, Kerusuhan pada malam itu telah menewaskan sdr. Pendi (38 th) warga desa tersebut. Saat ini keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Langkat.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh Camat Bahorok, Damaika Putra Singarimbun Danramil 06/Bahorok, Kapten Inf Nasril Tanjung, Kapolsek Bahorok, Iptu Sutrisno, Hamdan Ali, S.H. Ketua MUI Bahorok, Ketua Mabmi Bahorok, Benyamin S. Ketua Puja kesuma Kec. Bahorok, Muryanto, Ketua Margaslima Kec. Bahorok, Masang, Kades Tanjung Lenggang M. Taher, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat Ds Tanjung Lenggang, tutup Rohmat. (Bnews – Wan/Kur)
Share this content:






Comment