![]()
Binjai – Anak perusahaan PT. Pertamina (Persero) yakni Pertamina Lubricants, menggandeng beberapa komunitas di Sumatera Utara untuk melakukan kegiatan-kegiatan Literasi.
Dalam kunjungan nya ke Kota Binjai pada Selasa, (26/11/2019), Pertamina Lubricants berkolaborasi dengan Komunitas Binjai Kota Cerdas (KBKC) dan Ikatan Alumni Gajah Mada dalam kegiatan berdiskusi, dan berpuisi bersama tanpa batas.
Bertempat di Taman Selfie, Kebun lada, Binjai utara, Binjai, Sumatera Utara. Generasi Cerdas Enduro kali ini menjadi edisi pentas baca puisi dan diskusi ke-14 yang di gelar KBKC yang didukung oleh PT.Pertamina Lubricants.
Fahreza Putri Zulkifli dari Pertamina Lubricants mengatakan bahwa Generasi Cerdas Enduro adalah kegiatan yang bergerak dari kesadaran membaca masih minim dampak, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca menurut “Most Littered Nation In the World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu.
Berkaloborasi dengan Komunitas Binjai Kota Cerdas (KBKC) dan Ikatan Alumni Gajah Mada. PT Pertamina Lubricants ikut berpastisipasi untuk meningkatkan kesadaran membaca dan menulis. Program literasi ini sejalan dengan visi Pertamina untuk menjadi World Class National Energy Company, ikut serta bersinergi pada negeri.
“Program ini mendukung komunitas Literasi dengan bertemakan hari ini Berpuisi Tanpa Batas. Kita juga mengenalkan produk-produk Pelumas Pertamina, agar mereka tidak asing dengan Pelumas yang sering digunakan yang ternyata produksi anak bangsa. Bagaimanapun juga mencintai produk dalam negeri adalah bentuk meneruskan perjuangan para pahlawan, keuntungan dari penjualan sebagai disumbangkan untuk kesejahteraan Indonesia” jelasnya.
Hal ini bukan yang pertama kali sebelumnya PT Pertamina Lubricants juga pernah melakukan kegiatan lomba menulis cerita pendek yang diterbitkan dalam buku antologi berjudul” Ada Orang Lain di Dalam Tubuhku”. Kegiatan literasi yang berkesinambungan ini didukung penuh oleh Pertamina Lubricants.
“Nantinya” lanjut, ” akan ada kegiatan seperti ini lagi di daerah Sumbagut yang lain, pentingnya budaya literasi yang bukan kewajiban tetapi juga kebutuhan individu setiap orangnya. Binjai salah satu wadah kita untuk mengembangkan kegiatan menulis serta mengenalkan produk pelumas dalam negeri,” tutup Fahreza. (Bnews – wan)
Share this content:






Comment