![]()
Binjai, SB
Ratusan massa yang menamakan diri “Forum Pemuda dan Mahasiswa Peduli Kota Binjai” melakukan aksi demo di depan kantor Bawaslu jalan Sisingamangaraja kecamatan Binjai Timur, Rabu (11/11/2020) sekira pukul 10.00 Wib.
Dalam orasinya massa menuntut netralitas Bawaslu kota Binjai dalam menjalankan fungsinya sebagai pengawas pemilu dan tidak berpihak dengan paslon manapun serta transparan dalam menjalankan tugas.
“Tindak tegas bagi yang melakukan pelanggaran di pilkada ini dan cepat peroses Heni Sridewi dan Darman Ginting yang diduga kuat melakukan pelanggaran, karena dia adalan ASN. Bila Bawaslu tidak sanggup menjalankan tugasnya, kami ingin seluruh komisioner agar dicopot”, ujar Ade Rinaldi sebagai orator.
Sementara itu, ketua Bawaslu kota Binjai, Arie Nurwanto saat dikonfirmasi awak media mengatakan mendukung masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya terkait kinerja Bawaslu Binjai.
“Kita mendukung masyarakat yang menyampaikan aspirsinya. Terkait adanya dugaan ASN yang tidak netral, ada 7 ASN yang sudah kita tangani. 3 sudah selesai, 3 sudah kita teruskan dan 1 orang sedang dalam proses,” ujar Ari Nurwanto.
Sedangkan untuk Darman Ginting, ungkap Ari, setelah di telusuri ternyata yang bersangkutan sudah Pensiun.
Sebagai Ketua Bawaslu Kota Binjai, Ari juga merasa heran mengapa hanya ASN yang menurut para Pendemo yang dipermasalahkan. “Kenapa hanya ASN yang ini. Harusnya mendukung seluruhnya. Jadi demo ini terkesan dituggangi,” ungkapnya.
Untuk itu, lanjut Ari Nurwanto, kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjadi Pelapor bila ada dugaan pelanggaran ASN yang melanggar netralitas.
“Pun begitu, yang menentukan unsur unsur dugaan pelanggaran pidana Pemilu adalah Sentra Gakkumdu, yaitu Kepolisian, Kejaksaan dan Bawaslu. Jika tidak puas dengan kinerja Bawaslu, boleh dilaporkan ke DKPP. Sebab dalam penangan, kami sampaikan adalah dugaan pelanggaran Pemilu,” ujar Ari. (Dera)
Share this content:






Comment