![]()
Binjai – Pemerintah kota Binjai menyampaikan perkembangan terkini seputar perkembangan Covid-19 yang merebak dikota rambutan. Tercatat hingga Rabu 8 April 2020, sebanyak 601 masyarakat kota Binjai yang ditetapkan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP) telah berkurang jumlahnya.
Dari jumlah tersebut, 3 orang dikarantina oleh Pemerintah kota Binjai di tempat yang disediakan. Dan sisanya dilakukan karantina mandiri.
Idaham menjelaskan bahwa penetapan ODP adalah orang yang datang atau kembali dari luar Binjai ” baik tenaga kerja maupun masyarakat” katanya.
Walikota memaparkan jumlah Dari 601 penetapan ODP, sebanyak 211 telah selesai masa pemantauan dalam 14 hari. Sehingga sampai hari ini orang dibawah pemantauan tercatat 390 orang.
” allahmdulillah mereka yang telah selesai kini dalam keadaan sehat. Setiap hari tetap dipantau dan ditangani oleh petugas terkait, sehingga benar-benar melakukan isolasi mandiri ” ujar Idaham di Posko pencegahan Virus Corona, yang di dampingi Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Binjai, Yani, sapaan akrab.
Selain itu, Idaham menyampaikan kondisi status pasien yang sebelumnya dinyatakan positif terjangkit Covid-19 beberapa waktu lalu.
” Pasien yang pernah dinyatakan positif di wilayah kita kini telah kembali, dan dinyatakan telah sembuh, tetapi masih dalam pantauan dan perawatan, semoga lekas sembuh total ” katanya, sembari menambahkan ” saat ini pasien dalam pengawasan (PDP) tidak ada, hanya ODP dan 1 Positif, itupun telah sembuh ” terang Idaham.
Kalau dilihat statistik, sambung dia, ” saat ini kita sudah bisa bisa memutus rantai penyebaran Covid-19 berdasarkan penurunan status ODP. Kordinasi juga tetap dilakukan dengan Pemprov terkait TKI yang kembali dari luar negri, kita berharap agar Binjai tetap bisa mempertahankan keadaan serta seluruh elemen bisa bekerjsama dalam memutus rantai penularan Virus ini ” ungkapnya.(Bnews -Wan)
Share this content:




Comment