![]()
Medan, Juli 2025. Program Merdeka belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kemendikbudristek merupakan inovasi yang dibuat untuk menghasilkan lulusan yang sesuai dengan perkembangan zaman, kemajuan IPTEK, tuntutan dunia kerja, maupun dinamika masyarakat. Program Studi Agroteknologi Unversitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), telah menetapkan mahasiswa dan mahasiswi semester 5 dan 6 untuk beraktivitas diluar kampus melalui program MBKM dalam 8 skema yang berbeda, yaitu Program Magang, Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT), Kewirausahaan, Riset, Studi Independen, Pertukaran Pelajar, Asistensi mengajar, proyek kemanusiaan. Aktivitas MBKM ada yang dikelola oleh perguruan tinggi sendiri (UNPAB) atau yang dikelola langsung dibawah Kemendikbudristek.
Para mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) dari Kelompok skema Magang telah melaksanakan program utama dari bulan Mei 2025 – Agustus 2025 yang bertujuan untuk Budidaya tanaman Hortikultura dengan Teknologi Hidroponik, dilaksanakan di Desa Suka Mulia, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. Dalam program tersebut, kelompok mahasiswa UNPAB semester 6 didampingi oleh dosen pembimbing yaitu Dr. Najla Lubis, S.T M.Si. Kelompok yang dibimbing oleh dosen tersebut, beranggotakan 4 (empat) orang mahasiswa Program Magang yang diaplikasikan pada tanaman hortikultura selada pada sistem hidroponik.

Hasil dari program MBKM ini menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan mitra budidaya tanaman hortikultura khususnya selada, sawi pakcoy yang diketahui memiliki nilai gizi untuk tubuh manusia. Salah seorang mahasiswa, Dwi Pramono menyatakan bahwa program ini membantu mereka dalam memahami pentingnya Biofarming secara hidroponik pada tanaman hortikultura. Selada dapat ditanam secara konvensional di tanah atau dengan sistem hidroponik, yang lebih efisien dan bebas pestisida. Sistem hidroponik populer digunakan di lingkungan urban atau untuk skala rumahan dan edukasi pada lahan pertanian terbatas. Banyak manfaat selada bagi manusia, diantaranya menjaga kesehatan pencernaan, sumber antioksidan, menjaga kesehatan mata, dan kandungan asam folatnya baik untuk ibu hamil, serta manfaat lainnya. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, selada sebaiknya dikonsumsi segar dan mentah, misalnya dalam bentuk salad, lalapan, atau isian sandwich. Oleh karenanya, ekoenzim bisa dimanfaatkan juga sebagai biopestisida pada tanaman selada ini. Program MBKM-Magang mahasiswa ini telah menjadi contoh sukses kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan mitra dalam mengatasi masalah produksi budidaya tanaman hortikultura dengan sistem hidroponik
Share this content:






Comment