Pengabdi Negara
Home » Membuka Jalan, Menyambung Harapan Warga Bintang Tambun

Membuka Jalan, Menyambung Harapan Warga Bintang Tambun

Loading

BNEWS.ID, Dairi – Di antara bukit dan lembah yang membentang di wilayah Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, terdapat sebuah permukiman bernama Lingkungan 2 Bintang Tambun, Kelurahan Bintang Hulu. Lama sudah warga di sana hidup dalam keterbatasan akses, terutama soal jalan. Tanah merah yang licin saat hujan dan berdebu kala panas menjadi jalur utama yang harus mereka lalui saban hari menuju sekolah, ke ladang, atau ke pasar.

Namun, di awal 2025 ini, harapan yang selama ini hanya digantungkan pada mimpi mulai berwujud nyata. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, jalan yang selama ini rusak dan terjal mulai diperbaiki. Jalan itu kini diperkeras, dilebarkan, dan ditata ulang menjadi akses yang lebih layak. Tidak tanggung-tanggung, jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 3,5 meter dan ketebalan 15 sentimeter kini telah mencapai 90 persen proses pengerjaannya.

Di bawah komando Letkol Inf Goklas Pirtahan Silaban, yang juga menjabat sebagai Komandan Satgas TMMD ke-124, puluhan personel TNI bahu-membahu bersama aparat Polri, pemerintah daerah, dan warga. Mereka tidak hanya membawa semangat membangun, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat desa. Seiring cuaca yang bersahabat, suara alat berat seperti buldozer dan dump truck kini menjadi nada harian di Bintang Tambun—irama pembangunan yang membangkitkan semangat kolektif warga.

“Ini bukan sekadar jalan. Ini adalah jembatan penghubung masa depan,” ujar Letkol Goklas, kamis (29/05/2025 sore ketika menatap tajam ke arah bentangan jalan yang sedang dibangun.

Pastikan Kesiapan Operasional Satuan, Pangdam I/BB Kunjungi Satuan Jasdam I/BB Dan Topdam I/BB

Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Jalan yang dibangun melalui program TMMD ini akan menjadi akses vital bagi masyarakat. Tidak hanya mempermudah pergerakan dari dan menuju pusat ekonomi di Sidikalang, tetapi juga membuka peluang baru bagi sektor pertanian, perdagangan, hingga pendidikan. Selama ini, keterisolasian membuat banyak potensi desa tertahan di balik keterbatasan infrastruktur.

Tidak berhenti pada jalan, TMMD ke-124 juga menyasar pembangunan sarana penunjang lainnya. Parit semen sepanjang 120 meter sedang digarap untuk mencegah banjir dan melancarkan aliran air. Saat ini progresnya telah mencapai 40 persen. Di tiga titik lokasi, plat beton mulai dicetak sebagai akses penyebrangan kecil yang dibutuhkan warga. Semuanya ditargetkan rampung sebelum batas waktu program pada 4 Juni 2025.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, TMMD juga menyentuh sisi-sisi lain kehidupan warga melalui program non-fisik. Penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, dan kamtibmas telah terlaksana dengan baik. Beberapa agenda penyuluhan lanjutan juga akan digelar menyusul tersedianya waktu dan personel.

Menariknya, TMMD bukan hanya tentang TNI yang hadir sebagai pelaksana pembangunan. Lebih dari itu, semangat kebersamaan dan gotong royong antara prajurit dan warga menjadi jiwa dari seluruh kegiatan. Warga tidak hanya berdiri sebagai penonton, tetapi ikut serta menggenggam cangkul, mengaduk semen, dan mengangkat batu.

“TNI hadir bukan hanya untuk membangun jalan, tapi untuk menyatu dengan rakyat. Karena membangun desa, berarti membangun Indonesia dari akar yang paling kuat,” ucap Letkol Goklas, menutup pernyataannya dengan penuh keyakinan.

Jaga Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Sinergi Bersama Polda Riau

Kini, jalan itu belum sepenuhnya selesai. Masih ada suara mesin yang bergemuruh, masih ada batu-batu yang perlu dirapikan. Tapi satu hal yang pasti di Bintang Tambun, harapan itu telah menyala. Dan dari setiap gundukan tanah yang diratakan, masa depan pun mulai dibentangkan. (F08)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share