GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ekonomi
Home » KA Putri Deli Angkut 541 Ribu Penumpang Hingga Mei 2026, Kuasai 47 Persen Pasar Kereta Api di Sumatera Utara

KA Putri Deli Angkut 541 Ribu Penumpang Hingga Mei 2026, Kuasai 47 Persen Pasar Kereta Api di Sumatera Utara

Loading

Medan, BNEWS.ID – Efisiensi, ketepatan waktu, dan tarif yang ramah kantong terus menjadikan transportasi kereta api sebagai pilihan utama masyarakat Sumatera Utara. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat, Kereta Api (KA) Putri Deli mengalami pertumbuhan volume penumpang sepanjang lima bulan pertama tahun ini.

Selama periode Januari hingga Mei 2026, KA Putri Deli relasi Medan – Tanjungbalai (PP) tercatat telah melayani sebanyak 541.106 pelanggan. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 2 persen atau bertambah 12.801 pelanggan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 lalu, yang melayani 528.305 pelanggan.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa KA Putri Deli saat ini memegang predikat sebagai layanan KA antarkota yang paling diburu oleh masyarakat.

“KA Putri Deli merupakan kereta api yang paling diminati oleh para pelanggan. Tingkat keterisian hariannya rata-rata mencapai 100 persen, baik saat hari kerja terlebih lagi pada saat akhir pekan maupun periode libur panjang,” ujar Anwar. Selasa (16/6/2026) di Medan.

Libur Tahun Baru Islam 1448 H, KAI Sumut Layani Hampir 15 Ribu Penumpang

Tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat terhadap KA Putri Deli terlihat dari kontribusinya yang luar biasa terhadap total volume penumpang di wilayah Sumatera Utara.

Dari keseluruhan pelanggan yang menggunakan moda transportasi kereta api di Divre I Sumut selama Januari – Mei 2026 yang mencapai 1.145.548 pelanggan, sebesar 47 persen di antaranya disumbang langsung oleh pengguna KA Putri Deli. Data ini menjadi bukti betapa vitalnya peran kereta api ini dalam menghubungkan pusat ekonomi di Kota Medan menuju kawasan pesisir timur.

Faktor utama yang memicu tingginya animo masyarakat tidak lain adalah aspek keterjangkauan tarif. Berstatus sebagai Kereta Api Public Service Obligasi (PSO) yang disubsidi oleh pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, tiket KA Putri Deli dibanderol dengan harga yang sangat ekonomis, yakni Rp27.000 untuk jarak terjauh.

“Dengan 3 kali jadwal keberangkatan dari Stasiun Medan dan 3 keberangkatan dari Stasiun Tanjungbalai setiap harinya, kami menghadirkan banyak pilihan waktu perjalanan yang fleksibel bagi pelanggan. Di samping itu, rute perjalanan ini sangat strategis karena membelah sekaligus menghubungkan berbagai kota dan kabupaten di sepanjang pesisir timur Sumatera Utara,” tambah Anwar.

Mengingat okupansi yang selalu menyentuh angka 100 persen, KAI Divre I Sumut mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mereka secara matang. Tiket KA Putri Deli dapat dipesan sejak H-45 sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, serta berbagai kanal penjualan mitra resmi KAI lainnya.

Stasiun Dolok Merangir: Antara Hub Logistik Unik dan Urat Nadi Mobilitas Simalungun Utara

“Kehadiran KA Putri Deli tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi yang mengantarkan mobilitas para pelanggan antarwilayah di Sumatera Utara. Lebih dari itu, operasional kereta ini secara nyata menggerakkan roda ekonomi warga lokal melalui terciptanya kebutuhan angkutan lanjutan, hidupnya pelaku UMKM, hingga warung-warung di sekitar stasiun, sehingga mampu menghadirkan nilai tambah ekonomi yang inklusif bagi setiap daerah yang disinggahinya,” pungkas Anwar. (Fahmi)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share