GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Kematian AH Membuat Geger Warga Tanjung Pura

Kematian AH Membuat Geger Warga Tanjung Pura

Loading

Langkat – Warga Pekan Tanjung Pura sangat tak menyangka, bau busuk yang tercium ternyata berasal dari mayat seorang pria di Jalan Bambu Runcing, Kelurahan Pekan Tanjung Pura, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, senin malam, 8 Juni 2020

Mayat yang terbujur kaku dan mulai membusuk merupakan Jasad SH alias Ah (45), ditemukan sudah membusuk dalam kamar rumah toko (ruko) miliknya yang berada tepat didepan Koramil-11 Tanjung Pura.

Kematian ah membuat warga penasaran. Diketahui beberapa hari belakangan korban tinggal sendiri dalam rumah setelah sempat cekcok dengan istri.

Berawal dari Saksi yang merupakan anak korban MW (20) merasa curiga dikarenakan belakangan hari tidak melihat korban orang tuanya keluar rumah. Selanjutnya saksi langsung mendatangi rumah korban untuk mencari tahu pada pukul 21:30 wib.

Perkuat Kolaborasi, GM PLN UID Sumut lakukan Kunjungan Kerja ke Kantor Gubernur Sumatera Utara

Tak menyahut saat dipanggil saksi dan warga, membuat saksi semangkin curiga dan memutuskan mendobrak pintu rumah korban. Dengan bau busuk yang sangat menyengat, saksi dan warga dikagetkan dengan menemukan korban didalam kamar dalam posisi duduk terlungkup kondisi takbernyawa.

Kapolsek Tanjung Pura, Iptu Rudi mengatakan kepada awak media “Anaknya didampingi warga melaporkan ke petugas dan lalu kita melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tidak kita temukan bekas luka senjata tajam atau luka lebam akibat pukulan benda tumpul,” jelas Rudi.

Selanjutnya korban dievakuasi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan petugas tengah memeriksa beberapa saksi untuk mengungkap kematian korban. “Kalau mengarah indikasi pembunuhan belum bisa dipastikan dan masih kita dalami. Karena tidak kita temukan luka bekas penganiayaan. Tidak ada barang yang hilang, rumah terkunci dari dalam dengan menggunakan gerendel dan hanya bisa dibuka dari dalam saja,” kata dia.

Meskipun begitu, petugas kepolisian terus memeriksa saksi-saksi. Sebab, sebelum peristiwa korban ditemukan membusuk. Memang korban dan istri dengan inisial MC, sempat cekcok. Sehingga korban ditinggal sendiri dalam rumah berlantai dua itu. “Memang korban dan istri sempat cekcok. Makanya istri korban pergi dari rumah,” terang mantan Kanit Narkoba Polres Langkat ini.

Sayang, sejauh ini pihak keluarga tidak mengijinkan petugas untuk melakukan autopsi lebih lanjut. Dari keterangan saksi-saksi, korban memang memiliki penyakit jantung dan sudah berulang kali berobat ke Penang, Malaysia. “Itulah, keluarga korban enggan untuk jenazah di autopsi lebih lanjut. Ada tiga orang saksi kita lakukan pemeriksaan dan memang dari riwayatnya korban memiliki sakit jantung dan sudah ke Penang, berulang kali untuk berobat,” sebut Rudi.

Pemkab Deli Serdang Apresiasi Maha Kumbhaabhisegam, Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

Dari kesimpulan awal, tegas dia, kemungkinan besar korban meninggal akibat penyakit jantung. Meski demikian, petugas masih terus mendalami kasus dengan memintai keterangan dari saksi-saksi dan mengumpulkan bukti dilapangan, tutup rudi. (Bnews-Hidayat)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share