Pendidikan
Home » Kegiatan MBKM-KKNT UNPAB Dalam Pemberdayaaan Ibu Rumah Tangga

Kegiatan MBKM-KKNT UNPAB Dalam Pemberdayaaan Ibu Rumah Tangga

Loading

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan kegiatan kuliah kerja nyata tematik (KKNT) diikuti 11 mahasiswa yang tergabung dari program studi agroteknologi dan manajemen Universitas Pembangunan Panca Budi Medan (UNPAB), yang telah dilaksanakan selama 5 bulan dari bulan Maret sampai dengan bulan Juli 2023 yang berlokasi didesa Minta Kasih kecamatan Salapian kabupaten Langkat provinsi Sumatera Utara. Kegiatan MBKM dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui regulasi peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 3 tahun 2020 tentang standar nasional pendidikan tinggi. Pada standar proses pembelajaran khususnya pada pasal 15 dan 18, kebijakan ini diberlakukan secara khusus bagi program studi sarjana dan program studi sarjana terapan. Kebijakan MBKM yang berpusat pada mahasiswa ini menjadi penting khususnya di program sarjana yang lulusan dituntut untuk dapat langsung memasuki dunia kerja, sementara dunia kerja itu sendiri berubah dengan sangat pesat karena adanya disrupsi teknologi sebagai konsekuensi logis dari adanya Industri 4.0 (sistem siber-fisik).

Kegiatan MBKM-KKNT berkolaborasi dengan kegiatan pengabdian dosen UNPAB yang diikuti 3 dosen didesa Minta Kasih adalah hasil kerjasama antara UNPAB dengan Kepala Desa Minta Kasih bapak Buhari Muslim Sitepu atas izin beliau mahasiswa dapat melakukan kegiatan MBKM-KKNT dan kegiatan pengabdian dosen.

Potensi desa yang merupakan industri pertanian yang terdiri Kelapa Sawit dengan produksi 40.500 ton/tahun, produksi Kelapa 2 ton/tahun, produksi Coklat 1 ton/tahun, produksi Pinang 20 ton/tahun, produksi Padi 1.250 ton/tahun sedangkan produksi peternakan Ayam Kampung 500 ekor dan Sapi 70 ekor. Penduduk desa Minta Kasih rata-rata pekerjaan karyawan perkebunan, sedikit bekerja sebagai petani dan peternak, sedangkan lahan pekarangan cukup luas dan kurang dimanfaatkan secara maksimal sehingga lahan tumbuh rumput dan semak. Dampak masa pandemi Covid-19 memperparah perekonomian karena kebijakan work From Home atau WFH. 

Buka Jambore Cabang ke-X Tahun 2026 Kota Binjai, Wali Kota : Pramuka Benteng Karakter di Era Disrupsi Teknologi

Pekarangan rumah merupakan areal terbuka yang berada disekitar lingkungan rumah yang letaknya berada didepan, disamping atau dibelakang. Lahan pekarangan rumah akan menjadi lahan produktif jika dikelola dan diberdayagunakan untuk kebutuhan pangan keluarga baik dari gizi maupun perbaikan menu makanan . Pasca pandemic covid-19 para ibu rumah tangga mencoba bangkit secara ekonomi melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah dengan menanam komoditi sayuran dan buah-buahan berusia pendek sehingga kebutuhan pangan dan gizi keluarga terpenuhi serta dari sisi keuangan keluarga dapat dihemat.

Permasalahan yang terjadi menjadi tujuan utama tim dosen pengabdian berkolaborasi dengan mahasiswa yang melaksanakan kegiatan MBKM-KKNT untuk melakukan kegiatan pemberdayaan ibu rumah tangga dalam memanfaaatkan lahan pekarangan rumah dengan melaksanakan kegiatan, yaitu pembibitan tanaman sayuran, pemanfaatan kotoran ternak menjadi pupuk organik, pengolahan lahan pekarangan menjadi produktif dengan menanam sayuran dan buah-buahan berumur pendek.

Sosialisasi pemanfaatan lahan pekarangan kepada ibu rumah tangga

Jenis tanaman yang dipilih untuk pemanfaatan lahan pekarangan rumah adalah tanaman sayuran dan buah yang berumur pendek berkisar usia panen 30 hari sampai 90 hari agar para ibu rumah tangga dapat menikmati hasilnya tanpa terlalu lama menunggu sehingga dengan adanya kegiatan pengabdian ini akan menjadi pemicu atau perubahan untuk mengimplementasi lahan pekarangan masing-masing dari halaman rumah ibu-ibu lainnya, sehingga pemberdayaan ibu rumah tangga dapat melakukan kemandirian pangan dalam rumah tangga.

Makan Bergizi Gratis (MBG) SD Negeri 064985 Tidak Layak Konsumsi Basi dan Bau

Lahan pekarangan belum produktif       Lahan pekarangan sudah produktif

Salah satu dosen pembimbing KKNT Bapak Tharmizi Hakim, SP., MP menjelaskan “Hasil kolaborasi kegiatan pengabdian dosen dengan kegiatan mahasiswa MBKM-KKNT telah dilaksanakan di desa Minta Kasih dengan meningkatnya kesadaran ibu-ibu rumah tangga dalam memanfaatkan lahan pekarangan, dimana awal mulanya tidak mengetahui bagaimana mengelola lahan pekarangan menjadi produktif, pengolahan limbah organic baik kotoran sapi dan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik, mempersiapkan bibit dan media tanam, maka setelah mengikuti kegiatan peserta mampu mengikuti, membuat dan mengolah lahan pekarangan menjadi bermanfaat dengan mengolah limbah organic menjadi pupuk organic dan membudidayakan tanaman sayuran. Pemanfaatan lahan pekarangan rumah sangat membantu dalam ketahanan pangan ditingkat desa dan dapat menghemat biaya konsumsi rumah tangga”,ujarnya.

Photo bersama dengan kepala desa Minta kasih

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share