GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Pendidikan
Home » Direktur Politeknik negeri Medan: Program Menara Vokasi Mampu Mengurai Angka Penggangguran

Direktur Politeknik negeri Medan: Program Menara Vokasi Mampu Mengurai Angka Penggangguran

Loading

Medan – Gebyar Progam Menara Vokasi tahun 2021 dilaksanakan Serentak di 5 Kabupaten yakni
Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara,
Medan Provinsi Sumatera Utara, Banjar Masin Provinsi Kalimatan Selatan, Pekan Baru Provinsi Riau, Labuhan Bajo Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan program menara vokasi adalah bentuk perhatian Kemendikbudristek melalui Dirjen Vokasi dalam membantu mengangkat ekonomi masyarakat pada suatu daerah tertentu melalui percepatan (akselerator) dengan melibatkan pihak pemerintah daerah, DUDI, sekolah kejuruan/vokasi, komunitas serta media massa lokal.

Kali ini, Program Menara Bokasi 2021 dengan komitmen bersama satuan pendidikan vokasi, dudi dan pemerintah, mengangkat tema “Inovasi vokasi meningkatkan akselerasi perekonomian dan pembangunan nasional”.

Ada sejumlah Politeknik terpilih dibeberapa daerah yang memenuhi syarat untuk program Menara Vokasi. Kelima Politeknik yang terpilih adalah Kota Medan Politektik Negeri Medan, Politeknik Negeri Bengkalis,
Politeknik Banjarmasin, Poliktektik El Bajo Colommbus dan Politeknik Negeri Ujung pandang.

Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit

Pada Gebyar Menara Vokasi 2021 yang secara simbolis telah dibuka dengan ditandai pemotongan pita dan penandatanganan MOU oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A di sebuah hotel di Jl. Gatot Subroto Medan, 7 Desember 2021, menetapkan Politeknik Negeri Medan sebagai Akselertor Menara Bokasi.

Pada kesempatanya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A memaparkan kepada awak media bahwa Program Menara Vokasi akan menghasilkan akselerator daerah.

” Nantinya mereka akan mengkolaborasi Pendidikan Vokasi dengan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri)”, paparnya.

Akselerator daerah yang terbentuk melalui Program Menara Vokasi, nantinya akan mengharmoniskan antara Pemerintah, Pendidikan dan Industri, cetusnya.

Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A menambahkan, dalam pengembangan Pendidikan Vokasi harus melibatkan Indistri.

Anak Jurnalis Medan Harumkan Nama Kota, Raih Prestasi Nasional hingga Internasional

” penyesuaian kurikulum dan magang, tentunya harus melibatkan kerjasama dengan Industri”, tegasnya.

Tujuan dari Program Menara Vokasi adalah untuk mencetak lulusan yang siap kerja. ” Saya bisa apa?, tidak hanya sekedar lulus mendapat sertifikat semata”, imbuhnya.

Sebagai penanggung jawab Polikteknik terpilih pada program Menara Vokasi 2021, Direktur Politeknik Negeri Medan, Abdul Rahman, S.E., Ak., M.Si, mengharap pemerintah daerah sebagai legislator bisa menjembatani kepada dunia industri.

” Terselaraskan kebutuhan dunia industri dengan pembentukan SDM yang handal dari Menara Vokasi”, jelasnya.

Abdul Rahman mengatakan, Program Menara Vokasi mampu mengurangi angka pengangguran. Sebanyak 80 MOU telah ditanda tangani dari masing – masing Akselerator Sekolah, Kampus dan Industri.

PERADIPROF Tancapkan Kiprah Sejak Berdiri, dari Aksi Sosial hingga PKPA Perdana Bersama UI

“Selesai kuliah dapat langsung bekerja”, tutupnya. (Dodi Kurniawan).

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share