![]()
BNEWS.ID, Kutacane – Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, memimpin rapat koordinasi lintas Forkopimda dalam rangka membahas sejumlah agenda strategis Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara untuk tahun anggaran 2025. Rapat digelar di Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Tenggara, Senin (4/8/2025) pagi.
Pantauan Tim Bnews.id, rapat ini dihadiri oleh Wakil Bupati dr. Al Hilal, Sekda Agara Yusrizal, ST, para asisten dan staf ahli, para kepala dinas, serta seluruh camat se-Kabupaten Aceh Tenggara.
Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry menekankan, pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan sejumlah agenda kerja Pemkab Aceh Tenggara yang tersisa hingga akhir tahun anggaran. Ia menegaskan bahwa seluruh program harus terlaksana secara optimal dan tidak boleh meninggalkan kesan negatif di mata public.
“Beberapa agenda penting masih menanti pelaksanaan. Salah satunya Kontes Durian yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi ajang untuk mempromosikan kualitas durian Aceh Tenggara yang dikenal unggul dan memiliki daya saing di pasar,” kata Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, dalam sambutanya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Aceh Tenggara itu menyebutkan, Dinas Pertanian ditunjuk sebagai penanggung jawab utama dalam gelaran kontes tersebut. Ia meminta agar seluruh pihak terkait memberikan dukungan penuh demi kesuksesan acara yang turut membawa nama baik daerah.
Selain itu, Bupati juga menyoroti persiapan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Kecamatan Lawe Sagala-gala ditunjuk sebagai penanggung jawab, bekerja sama dengan unsur Kompi Lawe Sagala. Bupati berharap camat dari kecamatan lain ikut berperan aktif dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT RI tersebut.
Tak hanya dua agenda prioritas itu, Bupati Salim Fakhry juga menekankan perlunya kesiapan dalam agenda strategis lainnya, seperti Sidang Paripurna Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030, laporan pertanggungjawaban Bupati tahun 2024, serta paripurna pembahasan KUA-PPAS Perubahan 2025 dan KUA-PPAS APBK 2026.
“Saya harap seluruh rangkaian kegiatan pemerintahan Aceh Tenggara ini bisa berjalan tepat waktu dan sesuai perencanaan yang telah disusun,” tegasnya Bupati.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah konsolidasi internal guna memastikan seluruh agenda pembangunan dan pelayanan publik di Aceh Tenggara dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat kedepannya. (Lantra)
Share this content:






Comment