GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » BLT Tak Tepat Sasaran, Warga Langkat Datangi Kantor Desa

BLT Tak Tepat Sasaran, Warga Langkat Datangi Kantor Desa

Loading

Langkat – Warga langkat protes terkait Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), pada Rabu, 3 Juni 2020

Puluhan warga Desa Purwobinangun, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat mendatangi kantor desa. Mereka mempertanyakan penerima BLT DD yang tidak tepat sasaran dan adanya penerima bantuan dabel atau dua kali.

Sejumlah warga menyampaikan rasa kekecewaanya kepada perangkat desa. Dengan didampingi TNI-Polri perangkat desa menjawab pertanyaan satu persatu.

Warga bernama Nusa Purba, mengatakan kepada media Desa Purwobinangun memiliki 10 dusun. Dari 10 dusun itu, sebanyak 200-an warga yang layak menerima bantuan tidak mendapat bantuan sama sekali, ucapnya

Perkuat Kolaborasi, GM PLN UID Sumut lakukan Kunjungan Kerja ke Kantor Gubernur Sumatera Utara

“bantuan yang disalurkan tidak tepat sasaran. Bahkan ada juga yang dapat dua kali. Sudah dapat BLT dapat lagi bantuan beras dan telur dari Pemkab Langkat. Sementara kami, hanya dapat kata coba lagi anda belum beruntung,” kata Nusa Purba.

Lebih lanjut Nusa menjelaskan Dari pertemuan tadi, masyarakat ingin 200-an warga yang belum menerima bantuan dapat diberikan bantuan secara merata melalui BLT DD, harapnya.

“Kata perangkat desa ada 50 keluarga lagi yang akan diberi BLT DD. Kami mau dana untuk 50 KK itu dibagi ke 200-an warga yang belum pernah mendapat bantuan,” tegasnya.

Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Desa Purwobinangun Farida, mengatakan, apa yang diminta masyarakat tidak dapat dipenuhi. Karena bertentangan dengan peraturan kementerian desa (Kemendes).

“Untuk mengeluarkan BLT DD ada aturannya. Sesuai aturan, anggaran DD dapat dikeluarkan maksimal 25 persen untuk bantuan Covid-19. Nah, dari 25 persen itu, didapatlah kouta penerima 72 KK. Dari 72 KK sudah disalurkan 22 Kk, sisa 50 KK. Untuk yang 50 ini tidak bisa dibagikan rata ke 200-an warga, karena tidak ada aturannya,” kata Farida.

Pemkab Deli Serdang Apresiasi Maha Kumbhaabhisegam, Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

Terkait adanya warga yang mendapat bantuan dua kali, Farida tidak menepis hal tersebut. “Ya, memang ada ditemui. Bantuan itu dari Kemensos dan Pemkab Langkat. Sebenarnya masyarakat yang kita anggap layak sudah diusulkan,” kata Farida.

“Masalahnya, kita juga gak tahu mana warga yang dapat dari kemensos mana yang tidak. Karena kita hanya mengusulkan saja. Makanya, kita upayakan mana warga yang jelas-jelas tidak dapat bantuan untuk disisip ke dana desa. Tapi warga meminta sisa 50 KK BLT DD dibagi rata ke 200-an KK. Ini tidak bisa,” paparnya.( Bnews – Hidayat)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share