![]()
BNEWS.ID, Medan – Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak Sabtu (11/10/2025) malam menyebabkan debit air Sungai Deli meluap dan merendam ribuan rumah warga di 17 kelurahan yang tersebar di tujuh kecamatan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, banjir dengan intensitas tinggi tersebut melanda sejumlah wilayah, antara lain:
Kecamatan Medan Maimun: Kelurahan Aur, Hamdan, Kampung Baru, dan Titi Rantai.
Kecamatan Medan Johor: Kelurahan Gedung Johor dan Kwala Bekala.
Kecamatan Medan Polonia: Kelurahan Sari Rejo dan Polonia.
Kecamatan Medan Labuhan: Kelurahan Pekan Labuhan dan Martubung.
Kecamatan Medan Selayang: Kelurahan Beringin.
Kecamatan Medan Petisah: Kelurahan Sei Mati, Petisah Tengah, dan Angkrung.
Kecamatan Medan Baru: Kelurahan Suka Raja.
Air mulai naik sekitar pukul 02.00 WIB dini hari dan dalam waktu singkat menggenangi rumah-rumah warga. Di sejumlah titik, ketinggian air mencapai paha orang dewasa, sehingga warga terpaksa menyelamatkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Kondisi paling parah terjadi di Lingkungan 24, Kecamatan Medan Labuhan, di mana benteng penahan air nyaris jebol akibat derasnya arus Sungai Deli. Warga bersama petugas dan aparat kelurahan segera bergotong royong memperkuat tanggul dengan karung berisi pasir untuk mencegah air meluber ke permukiman.
Hingga Minggu siang, ketinggian air di sejumlah kawasan belum juga surut. Warga masih bertahan di rumah masing-masing sambil berjaga di bantaran sungai untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, mengingat hujan masih berpotensi turun di wilayah hulu.
Sejumlah warga berharap Pemerintah Kota Medan segera turun tangan dan menyiapkan solusi permanen agar banjir tahunan ini tidak terus berulang.
“Setiap hujan deras, rumah kami selalu kebanjiran. Kami berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul dan normalisasi sungai supaya masalah ini bisa selesai,” ujar Rizal, warga Kelurahan Aur.
BPBD Kota Medan hingga Minggu sore masih melakukan pendataan wilayah terdampak dan menyiapkan langkah penanganan darurat bersama pihak kelurahan dan kecamatan. (F08)
Share this content:






Comment