![]()
Langkat – Pasca bentroknya masyarakat dengan sejumlah oknum yang diduga dari kelompok Ormas IPK di Bahorok Langkat, Ketua DPD IPK Kabupaten Langkat, Sekula Kembaren menegaskan kepada awak media bahwa yang terlibat kerusuhan itu merupakan kelompok preman, ucapnya.
Angota kita semuanya terkoordinir untuk berbuat kebaikan dan merakyat bersama masyarakat, ungkapnya Ketua DPD IPK Kabupaten Langkat, Sekula Kembaren, ketika dihubungi awak Media ini, Minggu 12 Januari 2020.
Sekula Kembaren menegaskan, jika ada oknum aggota yang merusuh dan mengaku dari IPK di Kecamatan Bahorok itu, bukanlah oknum bagian dari IPK yang saya pimpin.
Kasubag Humas Polres Langkat, saat dikonfirmasi tim www.bnewstv.com via telepon, Minggu Siang, 12/01 mengatakan Isu yang beredar Ormas IPK terlibat dalam kerusuhan di Bahorok Langkat tidak benar, ucapnya.
Masalah bentrok warga dengan sekelompok oknum merupakan masalah lama dan sekarang terulang kembali. Yang jelas oknum yang membuat kerusuhan di Bahorok Langkat segelintir kelompok preman, tegas rohmat.
Sebelumnya, Ulah komplotan preman yang kabarnya kerap membuat resah masyarakat Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, memancing emosi sejumlah warga pada Sabtu dini hari, 11 Januari 2020.
Pasalnya, kumpulan para preman yang dipimpin inisial A melakukan penyekapan kepada seorang ibu dan anaknya yang baru berusia 2 bulan.Hal ini sontak meyulut emosi warga.
Merasa mulai sering diresahkan, ratusan warga mulai mengamuk, dan bergerombolan mendatangi sarang berkumpulnya komplotan preman tersebut, dengan tujuan mencari pimpinan berinisial A.
Krumunan masa dengan emosi yang menggebu menuju lokasi kediaman A, namun sayang, sebab A tidak berada ditempat. Amarah warga yang sudah tidak terbendung lagi akhirnya dilampiaskan kepada 3 orang yang diduga kaki tangan A.
Ketiga kawanan terduga preman tersebut jadi bulan bulanan warga yang sudah terbakar emosi. Tidak hanya itu, warga yang marah juga ikut membakar gubuk dilokasi markas A. Serta menghanguskan 1 unit mobil jenis Taft Rocky dan 1 unit sepeda motor. (Bnews – Dodi Kurniawan)
Share this content:






Comment