![]()
Medan, BNEWS.ID – Bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Utara, Bank Rakyat Indonesia Cabang Medan Sisingamangaraja menggelar simulasi tanggap bencana banjir, sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh peristiwa banjir yang melanda sejumlah wilayah di Medan pada November 2025 lalu.
BRI Cabang Medan Sisingamangaraja menggelar simulasi tanggap bencana banjir dilaksanakan di kolam renang Paradiso, Jalan Sisingamangaraja No. 6, Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota. Kegiatan simulasi tanggap bencana banjir ini dibuat, sebagai upaya antisipasi apabila terjadi kebanjiran di sekitar lingkungan kantor dan di sekitar rumah pekerja yang terdampak banjir. Kegiatan ini berlangsung, rabu (15/04/2026) pagi lalu.
Simulasi ini dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh karyawan menghadapi potensi kebanjiran. Dalam kegiatan simulasi ini, BRI Cabang Medan Sisingamangaraja menghadirkan langsung instruktur dari BPBD Provinsi Sumatera Utara, dengan pembekalan teori dan praktik tentang bagaimana cara menyelamatkan korban tenggelam, dari memakai jaket pelampung, memberikan nafas buatan sampai dengan cara menyelamatkan korban tenggelam, hingga prosedur evakuasi menggunakan perahu karet.
Simulasi ini diikuti oleh seluruh petugas keamanan (security) dan karyawan. Para peserta secara bergantian mempraktikkan teknik penyelamatan korban di dalam air guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam kondisi darurat.
Pemimpin Cabang BRI Medan Sisingamangaraja, Inoe Koerniawan, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwasanya kegiatan simulasi ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam membentuk karyawan yang sigap dan responsif terhadap risiko bencana banjir yang melanda disekitar lingkungan kantor agar dapat membantu masyarakat di sekitar tempat tinggal dan di sekitar unit kerja BRI.
“Simulasi ini adalah bagian dari komitmen BRI Cabang Medan Sisingamangaraja dalam membentuk karyawan yang tanguh, sigap dan responsif terhadap risiko bencana banjir terjadi, berikan bantuan tidak hanya di lingkungan kerja BRI, tetapi juga kepada masyarakat,” tutup Inoe Koerniawan, seperti diterima jumat (24/04/2026). (F08)
Share this content:






Comment