GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Warga Binjai Barat Tolak Pasien Diduga Terinfeksi Covid-19

Warga Binjai Barat Tolak Pasien Diduga Terinfeksi Covid-19

Loading

BINJAI – Ratusan warga Kecamatan Binjai Barat, Kelurahan Payaroba dan Kelurahan Limau Sundai gelar unjuk rasa di Puskesmas H. Hasan, yang berada di Jl. H. A. H Hasan, kota Binjai, Jum’at 13 Maret 2020, pukul 22.00 Wib.

Kehadiran para warga tersebut, untuk melakukan penolakan kehadiran pasien yang diduga terjangkit virus Covid-19 (Corona) yang akan dirawat di Puskesmas H. Hasan, Payaroba.

Salah seorang warga mengatakan, aksi tersebut sebagai bentuk penolakan dan protes terhadap pihak puskesmas yang akan melakukan perawatan kepada seorang warga yang diduga terinfeksi virus Corona.

“Kami mendapatkan info bahwa pihak puskesmas akan melakukan perawatan terhadap pasien yang terjangkit virus Corona, kami takut kalau dia dirawat disini, takutnya virus itu menyebar, makanya kami datang kesini untuk melakukan protes, agar pasien dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik yang memiliki ruang isolasi bagi penderita corona,” imbuh Rizki.

Perkuat Kolaborasi, GM PLN UID Sumut lakukan Kunjungan Kerja ke Kantor Gubernur Sumatera Utara

Sementara itu, Edi mengatakan, dari informasi yang didapat warga, pasien akan dirawat pada puskesmas tersebut, merupakan keluarga pasien yang diduga positif terjangkit virus Corona, kabarnya saat ini sedang dirawat di RSUP Adam Malik, Medan.

“Jadi info yang kami dapat, orang yang mau dirawat di puskesmas ini, seorang kerluarganya diduga positif terjangkit virus Corona. Jadi warga merasa dihantui dan ketakutan, sehingga meminta agar orang tersebut jangan dirawat disini,” ujarnya.

Pantauan tim http://www.bnews.id dilapangan, pihak Kepolisian Sektor Binjai Barat, berada di lokasi, untuk melakukan pengamanan dan meredam amarah warga dengan memberikan penjelasan agar para warga dapat membubarkan diri.

Sebelumnya seperti informasi yang dimuat oleh http://www.detik.com memberitakan terkait virus corona diantaranya, Dinas Kesehatan Sumut
sedang mencari 350 orang yang hadir di tablig akbar Malaysia. Dinkes saat ini masih mendata ke-350 orang itu.

“Ada 350 orang yang hadir tablig akbar di Malaysia. Itu sedang kita cari siapa saja itu. Itu untuk memutuskan rantai penularannya seperti itu,” ujar Kadis Kesehatan Sumut Alwi Mujahit Hasibuan, Jumat (13/3/2020).

Pemkab Deli Serdang Apresiasi Maha Kumbhaabhisegam, Perkuat Kerukunan Antarumat Beragama

Alwi menyebut pihaknya baru mendapat laporan dari Binjai soal warga yang ikut tablig akbar itu. Pihaknya masih terus mencari tahu siapa orang-orang yang ikut tablig akbar tersebut.

Sebelumnya, otoritas Malasya tengah melacak sekitar 5.000 warganya di berbagai wilayah yang diyakini terpapar virus Corona atau COVID-19 di acara tablig di sebuah masjid di Selangor. Seorang pria asal Brunei Darussalam dan satu warga Malaysia yang dinyatakan positif virus Corona diketahui sempat menghadiri acara tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari petugas Dinas terkait ( Bnews – Mr)

Share this content:

Bukan Sekadar Mutu, PalmCo Mampu Pastikan Asal-usul CPO

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share