![]()
Medan – Pulahan mahasiswa yang tergabung dalam Persaudaraan Pemuda Islam Sumatera Utara, PD KAMMI Medan melakukan orasi di depan gerbang Kantor DPRD Sumut Jl. Imam Bonjol Medan, Rabu siang, 26 Januari 2022, Pukul 11:00 Wib.
Dalam orasinya, puluhan mahasiswa tersebut menggelar poster yang berisikan menolak Vaksin haram. Persaudaraan Pemuda Islam Sumatera Utara tersebut menggap Vaksin yang diberikan kepada masyarakat haram dan masyarakat tidak bisa menentukan haknya.
” Masyarakat tidak diberi pilihan, padahal kontitusi memberikan jaminan kebebasan bagi warga negara untuk ibadah bagi pemeluknya”, serunya.
Ia juga memaparkan dasar tuntutan Pemuda Islam mengacu dengan Pasal 29 UUD 1945, UU No. 31 Tahun 2019 tentang jaminan prodak halal. Hal ini sebagai wujud payung hukum muslimin tentang kewajiban setiap produk barang dan jasa atas sertifikat halal dari lembaga Mejelis Ulama Indonesia (MUI).
Atas dasar itu, KAMMI meminta Kementrian Kesehatan untuk mematuhi Undang Undang yang berlaku.
Sebagai wakil rakyat, Seketaris Fraksi PKS DPRD Sumut, Ahmad Hardian Kardiadinata yang mendengar adanya aksi damai tersebut, langsung mengajak masuk sejumlah mahasiswa tersebut ke ruangan rapat Komisi B.
Audiensi dari pulahan mahasiswa yang tergabung dalam Persaudaraan Pemuda Islam Sumatera Utara, PD KAMMI tersebut langsung di pimpin oleh , Ketua Komisi B DPRD Sumut dari Fraksi Golkar, Dhody Thahir dan didampingi oleh Seketaris Fraksi PKS DPRD Sumut, Ahmad Hardian Kardiadinata
Dalam kesempatanya, Ketua Umum KAMMI Medan, Putra Rajanami mengatakan bahwa Umat Islam harus mengkonsumsi prodak yang halal.
” Vaksinasi harus halal untuk umat islam”, katanya disela – sela audiensi bersama Komisi B DPRD Sumut.
Ia juga meminta kepada Komisi B tidak hanya mencatat dan memfoto aksi mereka saja. ” DPRD Sumut harus melaksanakan amanah ini dan mengirim serta menyampaikan point-point penting ke pusat”, paparnya.
Seketaris Fraksi PKS DPRD Sumut, Ahmad Hardian Kardiadinata saat meerima audiensi mahasiwa menyampaikan bahwa Komisi B mendukung Vaksin Halal.
” Kami sepakat apa yang kalian sampaiakan. Indoneia mayoritas islam. Saya siap meneruskan ke pimpinan, tegasnya.
Senada, Ketua Komisi B DPRD Sumut dari Fraksi Golkar, Dhody Thahir secara terbuka menyatakan setuju dan mendukung apa yang disampaikan KAMMI.
” Inilah pentingnya anak muda. Mahasiswa harus jeli dan teliti. Kami yang tua – tua ini sangat membutuhkan mahasiswa aktif seperti kalian.
Selanjutnya Audiensi Persaudaraan Pemuda Islam Sumatera Utara, PD KAMMI Medan bersama Komisi B DPRD Sumut ditutup dengan menandatangani surat aspirasi tersebut.
Share this content:






Comment