GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Satgas Pantas RI-PNG, Yonko 463 Pasgat Perkuat Jembatan Udara Ditanah Papua

Satgas Pantas RI-PNG, Yonko 463 Pasgat Perkuat Jembatan Udara Ditanah Papua

Loading

Medan – Bnews.id: Sebanyak 450 prajurit dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia – Papua Nugini (RI-PNG) yakni Batalyon Parako (Yonko) 466, 462 dan 463 Pasgat pulang ke tanah air usai menjalani tugas kusus selama 1 tahun di tanah Papua.

Hal ini disampaikan langsung oleh Komandan Lanud Soewondo Medan, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Tio Hutapea, S.Sos., M.A.P. saat menyambut kepulangan prajurit dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonko 463 Kopasgat di Medan, Minggu siang, (19/07/2026).

” Pasukan ini terdiri dari Batalyon Parako 466 Pontianak sudah turun, sedangkan yang selanjutnya di sini dari Yonko 463 Pasgat Medan dan Yonko 462 di Pakanbaru,” katanya

Danlanud Soewondo Medan, Menegaskan, Kegiatan Pamtas ini salah satu tugas dari Batalyon Kopasgat untuk memastikan semua remote-remote area, terutama landasan-landasan pesawat itu bisa beroperasi dengan aman lancar tanpa ada gangguan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga kehadiran Batalyon Komando ini perkuat “jembatan udara” ditanah papua.

KAI dan BTP Medan Inspeksi Jalur KA Rantauprapat Baru–Aek Nabara, Siapkan Operasional Masa Depan

” Remote area seperti manumari, Timika, Wamena, Ilaga, Nabire, Enarotali, Mulia, Okbibab harus beroperasional supaya masyarakat di sana kegiatan ekonomi dapat berjalan.

Marsekal Pertama (Marsma) TNI Tio Hutapea, S.Sos., M.A.P. berpesan kepada seluruh personil segera melaksanakan konsolidasi, evaluasi, serta pemulihan kondisi personel dan materiel sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dansektor 3 Kopasgat, Kapten Pas Evan Melsan Worabay, menjelaskan, Selama bertugas kendala yang dihadapi dapat diatasi dengan baik bersama masyarakat, serta personil pulang ke tanah air dengan selamat.

” Pelaksanakan pengendalian operasi pangkalan udara seperti bandara, kemudian kami juga melakukan sosialisasi kesehatan dan perekonomian dengan masyarakat di Papua sendiri. Seperti misalnya daerah-daerah yang tidak bisa kita tempuh menggunakan pesawat, TNI Angkatan Udara mensupport dengan menggunakan helikopter,” jelasnya.

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonko 463 Pasgat BKO Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III TA 2025/2026 langsung dipimpin oleh Danyonko 463 Pasgat- Letkol Pas Jhon H. Siregar, S.I.P., bersama keluarga diwarnai dengan sukacita. (Dodi Kurniawan).

Distribusi BBM Tetap Berjalan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share