Ragam
Home » Rumah Seorang Warga Medan Tertutup Penghalang Setinggi 2.5 Meter

Rumah Seorang Warga Medan Tertutup Penghalang Setinggi 2.5 Meter

Loading

Medan – Sungguh malang nasib yang menimpa sepasang suami istri Toga Raja Manurung dan Rosma Br Sinurat. Warga Jalan Ringroad, Kecamatan Medan Sunggal mengeluhkan akses keluar masuk rumahnya yang berada di depan Ringroad City Walks ditutup secara sepihak.
 
Dari pantauan lokasi, terlihat pagar rumah milik Toga raja Manurung ini ditutup setinggi 2,5 meter.
 
Toga Raja mengatakan, pemagaran rumah sudah dilakukan setahun yang lalu. Ia menjelaskan bahwa dulunya akses menuju rumahnya melalui halaman depan. Namun semenjak ditutup dengan tembok dan dijadikan lahan parkir kedai kopi, rumahnya tidak kelihatan serta menghambat akses masuk.
 
“Satu tahun inilah,  tapi yang parahnya empat bulan terakhir, rumah kami gak nampak, jalan kami ditutupi, jadi kami keberatan mohon kepada wali kota supaya segera dibongkar,” ujar Toga, Selasa (26/10/2021).
 
Ia juga mengaku sebelumnya lahan di depan rumahnya tersisa 4 meter yang ia ketahui tanah itu milik Pemko Medan, namun dirinya tidak pernah mengetahui apakah ada peralihan kepemilikan lahan kepada pengusaha tersebut.
 
“Orang itu mengatakan beli dari yang punya tanah dulu, itu masalahnya, ya keberatanlah. Enggak dihargainya kita, sebagai tetangga pun gak datang kemari, gak permisi,” kata Toga Raja.
 
Persoalan ini juga telah dibawa ke pihak kecamatan, mulai dari kantor wali kota sampai Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan bersama DPRD Kota Medan sudah dilakukan namun sampai saat ini Toga menjelaskan belum ada penyelesaian.
 
Dirinya pun berharap kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution dapat memediasi permasalahan ini langsung dan melakukan pembongkaran di depan pagar tersebut.

 
“Berapa kali dulu kita sidang di DPRD, tujuannya supaya  dibongkar, di wali kota mandek itu gak dibongkar, makanya sekarang kita bilang sama wali kota supaya dibongkar. Harapan kami cepatlah dibongkar si Bobby ini, Wali Kota Medan yang baru ini,” tuturnya.
 
 
“Kepada Wali Kota Medan, tolonglah agar kami dibantu. Kalau begini akses pun sulit dan rumah kami tertutup oleh tembok dan seng yang tinggi ini,” pungkasnya.
 
Sementara itu, saat wartawan Tvonenews.com mencoba mengkonfirmasi pemilik gerai kopi, salah satu pegawai mengatakan pihak manajer sedang tidak berada di tempat.
(AL)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share