Ekonomi Ragam
Home » Pertubuhan Ekonomi Sumut Tertinggi Ke-4 Diantara 10 Provinsi

Pertubuhan Ekonomi Sumut Tertinggi Ke-4 Diantara 10 Provinsi

Loading

Medan – Kepala Kantor Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat, bincang bareng Media Review Ekonomi 2019 dan Prospek 2020 di Gedung Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis, 09 Januari 2020.

Perekonomian Sumatera Utara triwulan III 2019 tumbuh 5,11% (yoy), lebih rendah dari triwulan sebelumnya (5,25% yoy). Meskipun demikian, secara kumulatif pertumbuhan di kuarter III 2019 lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. 

Kepala Kantor Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan secara historis, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara mayoritas diatas pertumbuhan nasional. Secara special, pertumbuhan Sumut merupakan yang tertinggi ke-4 diantara 10 provinsi di Sumatera, ucapnya.


“Perekonomian Sumatera Utara ditopang dengan perbaikan Konsumsi Rumah Tangga dan didorong oleh tingginya belanja masyarakat pada masa liburan sekolah serta biaya pendidikan untuk tahun ajaran baru,” jelasnya.

Harga Melon Meningkat, Babinsa Amplas Beri Motivasi Petani Kembangkan Usaha


Lebih dalam lagi, dari sisi eksternal, kinerja ekspor terkontraksi terutama disebabkan oleh ekspor antardaerah sejalan dengan penurunan LU Pertanian yang diidikasikan terkait dengan kemarau panjang. Konsumsi Pemerintah juga tumbuh melambat sejalan dengan normalisasi belanja operasional pemerintah, paparnya.


“Tingginya konsumsi pemerintah disinyalir sejalan dengan kenaikan anggaran belanja pemerintah daerah serta peningkatan anggaran transfer pusat ke daerah untuk dana desa dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.”


Deselerasi impor disinyalir sejalan dengan penurunan permintaan domestik dan ekspor luar negeri. Persiapan Pemilu 2019 serta aktivitas MICE dari pemerintah dan swasta diprakirakan mendorong kinerja LU perdagangan sementara berlanjutnya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah serta pembangunan dari sektor riil oleh swasta menopang pertumbuhan LU konstruksi.


“Selain itu, LU pertanian diprediksi tumbuh menguat di tengah anomali cuaca musim kemarau yang lebih panjang,” tegasnya. (Bnews – Edho)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share