Ragam
Home » Peringati Hari Kanker Anak Internasional 2020, YOAM Ajak Anak Survivor Kanker Keliling Kota Medan

Peringati Hari Kanker Anak Internasional 2020, YOAM Ajak Anak Survivor Kanker Keliling Kota Medan

Loading

Medan – Tabuh genderang marching band berkostum merah hitam menarik perhatian warga saat Car Free Day (CFD) di Lapang Merdeka Medan, Minggu pagi, 16 Februari 2020.

Pawai yang langsung dibuka oleh istri Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, Sri Ayu Mihari, diramaikan juga dengan rombongan para abg becak dayung yang membawa anak anak.

“Dengan mengucapkan Bimillahirrahmanirrahim dengan ini saya membuka pawai Hari Kanker Anak Internasional 2020,” ujar Sri Ayu Mihari yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumut.

Kegembiraan pada anak anak yang ikut pawai menjadi pusat perhatian warga yang sedang berolah raga di CFD.

Polres Binjai Ungkap Kasus Reskrim Dan Narkoba Kurun Waktu Januari s/d April 2026

Sekilas tidak ada yang berbeda dari anak-anak itu. Sama seperti anak-anak lain pada umumnya. Mereka terus mengibarkan bendera kertas sembari melempar senyum kepada siapapun yang menyapa.

Namun siapa sangka, mereka adalah survivor kanker. Pawai itu sengaja digelar untuk memberitahukan ke publik jika anak penderita kanker membutuhkan dukungan semangat yang besar dari sekelilingnya. Supaya dia tetap bisa bertahan dengan penyakit yang dideranya.

Acara yang diprakarsai oleh Yayasan Onkologi Anak Medan (YOAM). Organisasi yang concern dalam pendampingan anak penderita kanker sedikitnya mengikut sertakan puluhan anak dalam pawai tersebut.

Tak hanya sampai disitu saja, Sri Ayu Mihari langsung menemui para survivor, memberikan dukungan moril kepada mereka.

Walau tampak sederhana, namun acara berlangsung meriah. Selain pawai, berbagai penampilan hiburan juga ditunjukkan oleh para pendukung acara. Mulai dari pertunjukan angklung sampai paduan suara dan tari-tarian.

Tangani Kasus Viral Secara Humanis, Polres Langkat Raih Penghargaan Komnas PA

Anak-anak yang masih berusia tiga sampai belasan tahun ini juga semakin gembira saat mendapat kesempatan berpose di atas motor gede yang terparkir di venue acara.

YOAM tidak sendirian untuk menggelar acara ini. Mereka didukung berbagai komunitas mulai dari PMI, tenaga kesehatan, hingga para jurnalis dari Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan.

“Kita sengaja menggelar acara ini supaya masyarakat tahu bahwa di Sumut ada anak penderita kanker yang jumlahnya terus meningkat. Kita memberikan motivasi kepada adik-adik ini, bahwa mereka itu tidak tidak berjuang sendiri,” ujar Ketua YOAM Atika Rahmi, disela acara.

Dalam kesempatan itu, mereka juga menggalang donasi untuk membantu Rumah Singgah YOAM yang kini menampung ratusan anak penderita kanker.

Atika Rahmi juga berharap pemerintah bisa bersinergi bersama YOAM untuk melakukan pendampingan. Khususnya tentang deteksi kanker pada anak sejak dini.

Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun Kapanpun

Sementa itu, Ketua PFI Medan Rahmat Suryadi juga mengapresiasi acara yang digelar. Kata Rahmat, acara seperti ini bisa menarik empati warga di Kota Medan untuk memberikan dukungan baik materiil ataupun moril.

“Sebagai jurnalis, kami tentunya juga punya tanggung jawab moril. Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada para survivor. Kami mengajak seluruh warga Kota Medan untuk juga memberikan semangat kepada para survivor,” ujarnya.

Rahmat juga berharap, pemerintah bisa memberikan perhatian lebih kepada para anak penderita kanker. Baik dalam pelayanan kesehatan, kemudahan fasilitas kesehatan dan pendampingan. (Bnews – Dodi Kurniawan )

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share