![]()
Binjai – “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi kota Binjai yang lebih berdaya saing dan berbasis industri kreatif menuju Binjai yang mandiri, menjadi tema dalam pembukaan Musrenbang RKPD Kota Binjai tahun 2021 yang dilaksanakan secara Live Video Conference ke seluruh peserta rapat di Binjai Comment Center (BCC) Kamis, (16/4/2020)
Musrenbang dihadiri Walikota Binjai H. M. Idaham, SH. M.Si bersama Ketua DPRD Kota Binjai H. Noor Sri Alam Syah Putra, ST dan Sekdako Binjai M. Mahfullah P. Daulay, S.STP. M.Ap serta Ka. Bappeda M. Yusrizal, S.STP.
Turut sebagai peserta, Gubernur Sumatera Utara yang diwakilkan Ka. Bappeda Provsu Dr. Ir. Hasmirizal Lubis, M.Si, Ka. OPD Kota Binjai, Camat dan Lurah se-Kota Binjai
Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) memprioritaskan pembangunan kota Binjai tahun 2021 yang meliputi peningkatan perekonomian masyarakat kota, peningkatan kualitas sumber daya manusia, juga melanjutkan pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung program pemerintah Provinsi dan Nasional.
Ka. Bappeda Provsu Dr. Ir. Hasmirizal Lubis, M.Si, menyampaikan beberapa point utama terkait RKPD tahun 2021.
” Musrenbang ini memiliki makna yang sangat penting dan strategis dalam rangka penajaman, penyelarasan dan klarifikasi terhadap usulan rancangan pembangunan, sehingga pencapaian kesepakatan terhadap rancangan RKPD Tahun 2021 yang telah disusun Pemko Binjai berjalan dengan baik ” papar Hasmirizal
Pandemik Covid 19 yang melanda dunia termasuk Indonesia pada awal tahun 2020 mengakibatkan Pemerintah mengambil kebijakan refocusing dan realokasi anggaran sehingga banyak pengalihan mata anggaran yang tidak strategis dan mendesak pada tahun 2020 untuk membiayai penanggulangan Covid 19 termasuk APBD Kota Binjai Tahun 2020.
“Saya mintak kepada Walikota Binjai beserta jajaran agar lebih teliti dan melihat skala prioritas ” katanya.
Sementara, Ketua DPRD kota Binjai berharap kepada Walikota untuk meningkatkan pengawasan dan keterbukaan terhadap refocusing atau realokasi anggaran.
Kami minta ” kata dia, Pemko binjai tingkatkan pengawasan. terhadap hal tersebut, tujuaanya agar tidak menjadi bahan pembicaraan atau menimbulkan kecurigaan masyarakat atau pihak tertentu, mengingat situasi dan kondisi daerah kita ini tengah menghadapi tahun politik” kata Ketua DPRD Kota Binjai.
Walikota Binjai M Idaham menyampaikan bahwa telah melakukan dan melaporkan refocusing anggaran kepada Mendagri. Dijelaskannya ” Refocusing yang dilakukan Pemko pada intinya adalah memotong semua anggaran aparatur pemerintahan, terutama perjalanan dinas yang hampir 75 %, belanja pakaian, belanja-belanja seperti mengikuti pameran dan sebagainya, sehingga hampir sudah tidak ada lagi kegiatan seremonial yang kami lakukan” kata Idaham.
“Saya berharap musrenbang tahun ini adalah musrenbang yang paling strategis dan menentukan. Butuh kejelian dan ketelitian kita agar perencanan pembangunan 2021 benar-benar merupakan angaran yang bisa memulihkan keadaan sekaligus bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi serta ciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan UKM” tambahnya. (Bnews – Wan)
Share this content:






Comment