![]()
BNEWS.ID, Sidikalang – Pemerintah Kabupaten Dairi bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0206/Dairi menggelar rapat koordinasi lintas instansi guna membahas percepatan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (YTP) di wilayah Kabupaten Dairi. Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Dairi, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Selasa (7/10/2025).
Rapat turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Surung Charles Lamhot Bantjin, Kasdim 0206/Dairi Mayor Inf Jimmy Barus, Pasilog Kapten Czi M. Tambunan, Pasi Intel Kapten Inf M.D. Lumbantoruan, Danramil 02/Sidikalang Kapten Inf T. Aritonang, Kadis DLH A.M.T. Sinaga, Plt Kepala KPH Wilayah XIV Hendri B. Tumanggor, serta perwakilan dari Kejari Dairi, PT Toba Pulp Lestari (TPL), dan Kepala Desa Parbuluan IV Ramli Sihite.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung rencana pembangunan YTP yang dinilai strategis bagi pertahanan dan pembangunan daerah.
“Rencana ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kepentingan negara. Pemerintah Kabupaten Dairi siap mendukung penuh bersama Kodim 0206/Dairi dan Kementerian Pertahanan. Kita ingin memastikan pembangunan ini berjalan sesuai aturan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Wahyu.
Kasdim 0206/Dairi Mayor Inf Jimmy Barus menjelaskan, YTP merupakan satuan baru TNI AD dengan peran ganda: menjaga kedaulatan negara sekaligus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
“YTP dibentuk untuk menguatkan konsep TNI Manunggal dengan Rakyat. Selain kemampuan tempur, prajurit akan dibekali keterampilan pertanian, kesehatan, dan konstruksi. Keberadaannya diharapkan mampu mempercepat kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat sekitar,” ungkap Mayor Barus.
Dari sisi tata kelola lahan, Plt Kepala KPH Wilayah XIV Hendri B. Tumanggor menyampaikan bahwa sebagian area yang disurvei merupakan kawasan hutan negara dan termasuk dalam konsesi PT TPL serta PT Gruti. Namun demikian, koordinasi dengan Kementerian Kehutanan dan Kemenhan RI akan dilakukan untuk penyesuaian dan legalitas penggunaan lahan tersebut.
Sementara itu, Humas PT Toba Pulp Lestari (TPL) Jendri Tobing menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh rencana pembangunan ini sepanjang prosedur dilakukan sesuai ketentuan.
“Kami menyambut baik pembangunan Batalyon YTP ini. Karena lahan tersebut merupakan konsesi negara yang kami kelola, tentu kami siap berkoordinasi dan menyesuaikan melalui mekanisme resmi, termasuk pembuatan addendum bila diperlukan,” tutur Jendri Tobing.
Dari pihak masyarakat, Kepala Desa Parbuluan IV Ramli Sihite juga memberikan pandangan konstruktif.
“Kami dari desa siap mendukung program pembangunan ini sepanjang mekanisme adat dan administrasi lahan diperjelas. Kami percaya keberadaan YTP akan membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Rapat diakhiri dengan kesepakatan seluruh peserta untuk terus bersinergi dalam mendukung percepatan pembangunan YTP di Kabupaten Dairi. Pemerintah Kabupaten Dairi bersama Kodim 0206/Dairi akan menindaklanjuti hasil pertemuan dengan koordinasi lintas kementerian serta pemerintahan daerah terkait, guna memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai peraturan yang berlaku. (F08)
Share this content:






Comment