![]()
Medan – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kunjungi penderita stunting bernama Alfred Tegar (2) di kediamannya Jl. Menteng III, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Senin, 2 Februari 2020.
Saat dikunjungi Akhyar, kesehatan Alfred mulai membaik. Namun Akhyar meminta kepada Dinas Kesehatan Kota Medan agar terus melakukan penanganan secara itensif.
Didampingi istri tercinta sekaligus Plt Ketua TPK Kota Medan Ny Hj Nurul Khairani Lubis, Akhyar berusaha menghibur Alfred. Sambil memberikan roti, Akhyar pun berusaha mengajak Alfred berkomunikasi layaknya seorang ayah kepada anaknya yang masih balita, “Ayo, apa ini namanya,” kata Akhyar mengawali komunikasi sambil menunjukkan gambar di bagian depan bungkus susu.
Alfred bocah yang kini pertumbuhan tubuhnya terganggu akibat stunting tersebut, hanya membalas dengan senyuman. Ada sejumlah bingkisan yang dibawa rombongan Akhyar berasal dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya, seperti Dinas Kesehatan Kota Medan dan Dinas Ketahanan Pangan.
Orang tua Alfred yang berdiri di samping Akhyar mengatakan kepada anaknya agar mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan tersebut. “Terima kasih, opung,” ujar Alfred malu-malu kepada Akhyar sambil tersenyum.
Seorang petugas gizi Puskemas Desa Binjai, Alfred, Ibu Ros menceritakan kisah Alfred. Alfred awalnya menderita gizi buruk saat berusia 1,7 tahun ketika pihak puskemas melakukan penjaringan. Setelah dilakukan penanganan secara intensif, kondisi Alfred pun mulai membaik dan kini sudah dapat berjalan.
Kondisi Alfred dan kedua orang tuanya dengan keterbatasan ekonomi bertahan hidup di sebuah ruangan yang berukuran 3 x 4 meter yang berada di bagian depan rumah opung Alfred, membuat Akhyar sangat Iba.
Kehadiran Akhyar tak sendiri, beliau datang bersama sejumlah pimpinan OPD dan Camat Medan Denai Ali Sipahutar. “Sejumlah anak penderita stunting akan ditangani Pemko Medan melalui OPD terkait”, terang Akhyar.
Lanjut Akhyar “Tidak hanya menangani Alfred dari segi medis, tapi tempat tinggalnya juga akan kita tangani, terutama menyangkut ventilasi udara, MCK serta sanitasi sehingga kondisi tempat tinggal dan lingkungan mereka sehat. Selain Alfred, ada beberapa anak lagi menderita stunting di Kelurahan Binjai ini. Mereka akan kita tangani dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Kadis Kesehatan Kota Medan Dr Edwin Effendi menjelaskan, stunting secara nasional menjadi perhatian khusus. Untuk penderita stunting di Kota Medan, salah satunya Alfred, Edwin mengatakan, penanganannya akan melibatkan lintas sektoral.
“Penanganan stunting tidak hanya dari segi kesehatan saja tapi juga sektor lain seperti rumah, lingkungan maupun sanitasi karena itu berdampak dengan pertumbuhan anak. Artinya, penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu sehingga tertangani dengan baik,” jelas Edwin. (Bnews – Dodi Kurniawan)
Share this content:




Comment