GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Kesal Pekerjaan Proyek Sumbat Drainase, Emak – Emak Di Binjai Hentikan Pengerjaan

Kesal Pekerjaan Proyek Sumbat Drainase, Emak – Emak Di Binjai Hentikan Pengerjaan

Loading

Binjai –

Kesal karena pengerjaan proyek pemasangan pipa air bersih yang tak kunjung selesai dan membuat pendangkalan saluran drainase sehingga menjadi banjir saat hujan, emak – emak lingkungan 8 Kelurahan Mencirim Kecamatan Binjai Timur Kota Binjai mendatangi lokasi pengerjaan proyek dan menghentikan pengerjaannya, pada Sabtu (13/8/2022).

Para emak – emak ini menuntut agar penanggung jawab proyek pemasangan pipa air tersebut bertanggung jawab terhadap tersumbatnya saluran drainase. Sebab sejak dimulainya pengerjaan proyek beberapa bulan lalu, para pekerja membuang air yang disertai lumpur di lokasi galian ke dalam saluran drainase sehingga terjadi pendangkalan.

RS Adam Malik Dampingi Operasi Coiling Aneurisma Pertama di RSUD Deli Serdang

Para emak – emak yang sudah kesal karena lambatnya pengerjaan dan tidak perdulinya penanggung jawab proyek terhadap keluhan warga yang sudah berulang kali melaporkan dampak proyek tersebut, mendatangi alat berat yang sedang bekerja dan memaksa pekerja untuk berhenti beraktifitas.

“Kami sudah kesal dengan adanya proyek ini, karena akibat digalinya jalanan yang sudah lama tak kunjung selesai ini, jalanan kami hancur. Bahkan drainase kami menjadi dangkal sehingga saat hujan tadi malam, kami kebanjiran,” ucap sejumlah emak – emak dengan nada kesal.

Para emak – emak menuntut agar pihak proyek segera membersihkan saluran drainase, baru bisa melanjutkan pekerjaan mereka.

“Kami tidak izinkan kalian bekerja sebelum drainase kami kalian bersihkan dari lumpur,” ancam para emak – emak.

Sementara itu, saat aksi berlangsung, anggota DPRD Kota Binjai dari Partai Amanat Nasional, Ardiansyah, bersama dengan Kepala Lingkungan 8, Pahri, Lurah Mencirim, Arvintona dan Camat Binjai Timur, Ariandi Ayun, turun kelokasi dan mendengarkan tuntutan warga serta melakukan mediasi terhadap penanggung jawab proyek.

BRI Lubuk Pakam Jadikan Momentum Semarak HUT ke-81 RI Perkuat Semangat Persatuan

Akhirnya setelah dihadirkan penanggung jawan proyek, disepakati bahwa pengerjaan proyek yang sedang dikerjakan tidak akan dilanjutkan hingga saluran drainase dibersihkan.

“Sesuai dengan permintaan dari warga, kami cuma berharap pihak proyek menyelesaikan dulu pembersihan drainase baru pekerjaan dilanjutkan, agar jika hujan turun tidak terjadi banjir akibat drainase yang tidak mampu menampung debet air,” ucap anggota DPRD Kota Binjai, Ardiansyah didampingi Kepala Lingkungan 8, Lurah Mencirim dan Camat Binjai Timur. (Tp)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share