Icon Kota Yang Bertentangan Dengan Perda

Loading

Binjai – Kota Binjai selama ini sudah banyak memiliki icon kota , seperti rambutan, ikan lele dan jambu madu deli.

Saat ini kota Binjai juga sudah bisa menambah icon kota dengan banyaknya aneka permainan yg ada di lapangan merdeka kota Binjai, seperti permainan odong-odong, mobil goes, mandi bola dan aneka permainan rakyat lainnya.

Arena permainan anak ini juga bisa menjadi salah satu penghasilan asli daerah ( pad) kota Binjai, tentunya dengan penataan dan pembinaan oleh pemerintah kota.

Menurut sejumlah warga, lokasi permainan dilapangan merdeka kota Binjai ini sangat menarik untuk menjadi alternatif liburan anak – anak.

Apalagi dengan harga yang murah, anak – suda bisa bermain sepuasnya.

Sayangnya lokasi ini tidak dikelola dengan baik, sehingga kerap menimbulkan kemacetan.

“Dengan adanya aneka permainan yang murah meriah ini, kami bisa membawa anak2 untuk bermain dan menikmati suasana malam di lapangan merdeka kota Binjai, sayangnya lokasi ini tidak dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah” ujar Sari, adalah seorang ibu rumah tangga.

Sementara itu, Lapangan merdeka Binjai sendiri, sekitar hampir sepuluh tahun yang lalu, sudah sempat dibersihkan dan ditertibkan oleh pemko Binjai dari lapak2 pedagang kaki lima (pkl) dan dipindahkan ke pujasera.

Namun, hari ini sejumlah pedagang kaki lima kembali bermunculan diseputaran lapangan merdeka tersebut.

Selain pkl, aneka permainan anak juga meramaikan lapangan merdeka, yang bisa menjadi hiburan tersendiri untuk kalangan menegah kebawah.

Sayangnya, sudah sejak 2 pekan ini, pekerja aneka permainan yang biasanya beroperasi di lapangan merdeka kota Binjai, sudah tidak bisa beroperasi rutin lagi Setiap malamnya.

Pasalnya petugas satpol pp kota Binjai telah menetapkan jadwal operasi aneka permainan ini hanya pada malam kamis, malam minggu dan malam senin saja.

Warga berharap, agar aneka permainan anak yang murah meriah ini bisa tetap beroperasi setiap malamnya, agar menjadi lokasi sarana permainan untuk warga kota Binjai pada khususnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Tak Bisa Beroperasi Setiap Malam, Pemilik Moges & Odong-Odong Curhat Ke DPRD Kota Binjai
Next post Sayati Tewas Tertimbun Runtuhan Tebing Galian C Bhakti Karya