![]()
Jakarta, BNEWS.ID – Di tengah meningkatnya ancaman inflasi serta perlambatan ekonomi global, Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) bersama Yayasan Tarumanagara menggelar Diskusi Nasional bertajuk Ketahanan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global di Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat, Jumat (17/7/2026).
Forum yang dihadiri sekitar 300 peserta tersebut bertujuan merumuskan rekomendasi strategis bagi pemerintah dalam memperkuat ekosistem ekonomi nasional agar lebih tangguh menghadapi gejolak ekonomi dan dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks.
Ketua Umum FORMAS, Yohanes Handojo Budhsedjati, menegaskan bahwa tantangan global saat ini menuntut respons kebijakan yang berbasis kajian objektif, data, dan masukan dari berbagai kalangan.
“Dunia menghadapi ketidakpastian yang terus meningkat. Kita perlu menguji daya tahan perekonomian Indonesia sekaligus menyusun solusi konkret agar stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga,” ujar Handojo.
Diskusi nasional dibuka oleh Ketua Yayasan Tarumanagara, Prof. Dr. Ariawan Gunadi. Sejumlah ekonom dan pakar nasional hadir sebagai narasumber, di antaranya Wijayanto Samirin, Anthony Budiawan, Hendri Saparini, dan Piter Abdullah.
Dari kalangan media, Direktur Utama RRI Hendrasmo serta Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, turut berpartisipasi dalam forum tersebut.
Melalui forum ini, FORMAS bersama Yayasan Tarumanagara berharap berbagai gagasan, analisis, dan rekomendasi yang disampaikan para ahli dapat menjadi masukan strategis bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang adaptif, memperkuat ketahanan nasional, serta menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. (Red)
Share this content:






Comment