GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Politik
Home » Demo Ratusan Mahasiswa, Wakil Ketua DPRD Medan Duduk Bersila Diatas trotoar

Demo Ratusan Mahasiswa, Wakil Ketua DPRD Medan Duduk Bersila Diatas trotoar

Loading

BNEWS.ID, Medan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Medan sempat diliputi kekecewaan lantaran tak seorang pun anggota DPRD Medan menyambut kedatangan mereka saat menggelar aksi di depan Gedung DPRD Medan, Selasa (2/9/2025).

Kekecewaan itu baru sedikit terobati setelah Wakil Ketua DPRD Medan, H. Rajuddin Sagala, S.Pd.I, akhirnya keluar menghampiri massa aksi. Dengan duduk bersila di gerbang bersama mahasiswa, Rajuddin berusaha menenangkan emosi pengunjuk rasa sekaligus menyatakan siap menampung aspirasi mereka.

Dalam aksinya, GMKI Medan melayangkan 10 tuntutan strategis. Antara lain:

Reformasi DPR RI,

David Luther Lubis Kembali Pimpin AMPI Sumut, Bobby Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Digital

Reformasi Polri dan mengadili aparat represif terhadap demonstran,

Pengesahan RUU Perampasan Aset,

Pengesahan RUU Masyarakat Adat,

Penindakan tegas terhadap intoleransi dan radikalisme,

Pemberantasan dugaan pemerasan dan penyalahgunaan dana Sosperda oleh oknum DPRD Medan,

Cooling System untuk Menjaga Keteraturan Sosial di Masa Suhu Politik yang Memanas

Pemotongan gaji dan tunjangan DPR,

Penolakan efisiensi di sektor pendidikan dan kesehatan,

Pengusutan tuntas kasus feminisida di Kota Medan,

serta penertiban beban pajak dan mafia yang merugikan rakyat.

Saat berorasi, mahasiswa bahkan mempertanyakan keberadaan para wakil rakyat. “Bagaimana kami mau menyampaikan aspirasi, kalau tak ada satu pun anggota dewan yang hadir?” seru mereka.

Soroti Video Viral Tiyo Ardianto, Syekh Dr. H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk: Jangan Saling Menghujat

Menanggapi desakan itu, Rajuddin menegaskan bahwa seluruh tuntutan mahasiswa akan ditampung untuk diteruskan ke DPRD Sumut hingga ke tingkat pusat. “Kami menerima dan akan menyampaikan aspirasi ini sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Rajuddin hadir bersama Kabag Persidangan dan Perundang-undangan, Andreas Willy Simanjuntak, serta Staf Sekretariat DPRD Medan, Martin Gurning.

Sementara itu, orator GMKI mengingatkan bahwa perjuangan melawan ketidakadilan bukanlah perkara mudah. “Namun inilah panggilan kebangsaan. Tanpa keberanian melawan penindasan, semua perjuangan akan menjadi sia-sia,” tegasnya di tengah semangat yel-yel mahasiswa. (F08)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share