![]()
Medan, BNEWS.ID – Hujan deras yang mengguyur Kota Medan serta tingginya curah hujan di wilayah pegunungan menyebabkan debit air Sungai Deli dan Sungai Babura meningkat hingga meluap dan menggenangi sejumlah kawasan. Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa Koramil 0201-05/MB Kodim 0201/Medan bergerak melakukan monitoring sejak dini hari hingga pagi hari, Minggu (30/08/2026).
Monitoring dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat dan perkembangan genangan, khususnya di wilayah yang berada di sekitar aliran Sungai Deli dan Sungai Babura.
Di Kecamatan Medan Maimun, genangan banjir terpantau di Kelurahan Sei Mati, Aur, Sukaraja, Hamdan, dan Jati. Sementara itu, Kelurahan Kampung Baru dilaporkan tidak terdampak banjir.
Di Kelurahan Sei Mati, genangan terjadi di sejumlah titik dengan ketinggian air sekitar 10–40 sentimeter pada pukul 02.00 WIB. Saat pemantauan dilakukan pada pagi hari, kondisi air telah surut dan masyarakat mulai membersihkan rumah serta lingkungan dari sisa genangan.
Di Kelurahan Aur, genangan terjadi di Jalan Pantai Burung, Jalan Mantri, Jalan Kampung Aur, dan Jalan Mangkubumi. Ketinggian air pada pukul 02.00 WIB mencapai sekitar 10–30 sentimeter. Kondisi terakhir menunjukkan air telah berangsur surut dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter dan sebagian hanya menggenangi halaman rumah warga.
Sementara itu, di Kelurahan Sukaraja, genangan terpantau di sejumlah lokasi dengan ketinggian sekitar 10–30 sentimeter. Di Kelurahan Hamdan dan Jati, genangan masing-masing berada pada kisaran 10–20 sentimeter.
Banjir juga berdampak di wilayah Kecamatan Medan Polonia. Kelurahan Sari Rejo terpantau mengalami genangan dengan ketinggian sekitar 10–40 sentimeter, sedangkan Kelurahan Polonia berkisar 10–20 sentimeter. Adapun Kelurahan Anggrung, Madras Hulu, dan Suka Damai terpantau aman dari genangan.
Hasil monitoring di Kecamatan Medan Baru menunjukkan Kelurahan Petisah Hulu, Titi Rantai, Merdeka, Padang Bulan, Darat, dan Babura tidak terdampak banjir.
Hingga pemantauan dilakukan, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Di sebagian besar lokasi terdampak, air telah berangsur surut dan warga mulai melakukan pembersihan pascabanjir.
Babinsa Koramil 0201-05/MB terus meningkatkan pemantauan terhadap kondisi wilayah dan perkembangan debit air. Koordinasi dengan pemerintah setempat serta unsur terkait juga dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan debit sungai maupun banjir susulan.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas kewilayahan dan bentuk kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi bencana. Monitoring secara langsung diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi, memudahkan koordinasi, serta memastikan keselamatan dan keamanan masyarakat di wilayah binaan. (*)
Share this content:






Comment