GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Ragam
Home » Arhanud 11/WBY Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan Triwulan IV TA 2020

Arhanud 11/WBY Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan Triwulan IV TA 2020

Loading

Binjai – 

Arhanud 11/WBY gelar latihan menembak Senjata Ringan Triwulan IV TA 2020 yang bertempat di Lapangan Tembak Senapan Batalyon Arhanud 11/WBY dan latihan menembak Pistol bagi para penjabat Batalyon Arhanud 11/WBY di lapangan Tembak Pistol Soewandi BS, Tunggurono Binjai , Selasa (27/10/2020).


Latihan yang berlangsung bertujuan untuk memelihara profesionalisme prajurit Arhanud khususnya dalam hal mengasah kemampuan menembak karena menembak merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI, agar naluri bertempur prajurit terasah sehingga dapat terpelihara dengan baik maka perlu latihan secara rutin, bertahap, berlanjut dan bertingkat. Sesuai dengan jadwal latihan Triwulan IV Yang telah disusun Yonarhanud 11/WBY pada Minggu ke 4 Oktober. 

Perintah Gubernur Dijalankan, Belasan Galian C Ilegal Ditertibkan di Deli Serdang-Sergai‎


Kegiatan latihan tersebut  diawali dengan pengarahan Komandan Latihan dan penjelasan oleh Koordinator Latihan tentang mekanisme kegiatan baik kepada personel penyelenggara dan pendukung sesuai dengan tugas yang dibagi serta kepada peserta latihan agar dapat mengikuti jalannya latihan dengan semangat, serius dan penuh tanggung jawab sesuai tahapan latihan.


Latihan ini juga merupakan program kerja bidang Operasi yaitu Latihan dengan sasaran untuk melatih kemampuan dan keterampilan menembak prajurit Batalyon Arhanud 11/WBY baik Senapan maupun Pistol. 

Danyon Arhanud 11/WBY Mayor Arh Rendra FS saat diwawancara awak media dikantornya, Rabu (28/10/2020) mengatakan Latihan ini diikuti oleh para pejabat Batalyon Arhanud 11/WBY yang memegang Pistol sebagai senjata organik termasuk Komandan Batalyon, para Danrai, Perwira Staf dan Danton serta Bintara Staf maupun anggota lainnya.


“Sesuai dengan SOP penyelenggaraan latihan yang mengedepankan aspek keamanan, terlebih lagi resiko tinggi latihan ini karena menggunakan peluru tajam maka seluruh personel yang terlibat latihan menembak harus mengutamakan faktor keamanan selama latihan berlangsung”, ujar Rendra.

Rendra juga mengatakan seluruh peserta harus selalu waspada dan tidak ceroboh dan selalu mengikuti aba-aba/perintah dari Koordinator Materi dalam menggunakan senjata supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi dalam Setengah Abad Perjalanan Perusahaan

“Diharapkan setiap prajurit menguasai keahlian menembak dengan predikat mahir melalui pelaksanaan kegiatan latihan menembak yang diadakan setiap Triwulan ini”, tutupnya. (Dera)

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share