![]()
Medan, BNEWS.ID -Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen Tarigan meninjau kondisi Pasar Aksara Baru, Rabu (13/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia melihat langsung sarana dan prasarana pasar sekaligus mendengarkan berbagai keluhan pedagang terkait kondisi bangunan dan minimnya pengunjung.
Didampingi jajaran pengelola pasar, Wong Chun Sen meninjau area pasar mulai dari lantai dasar hingga lantai atas gedung. Saat berada di lantai dasar, ia menyoroti persoalan drainase yang dinilai perlu dikaji ulang agar tidak menimbulkan bau tidak sedap yang dapat mengganggu kenyamanan pedagang maupun pembeli.
Menurutnya, persoalan infrastruktur harus menjadi perhatian serius agar pasar tradisional tersebut dapat berfungsi maksimal dan kembali menarik minat masyarakat untuk berbelanja.
“Drainase ini harus dikaji ulang supaya tidak menimbulkan bau busuk. Jika fasilitas pasar baik, tentu masyarakat juga nyaman datang berbelanja,” ujarnya di sela peninjauan.
Selain persoalan drainase, Wong juga menemukan fasilitas air bersih di dalam gedung pasar belum tersedia secara merata. Ia menilai kondisi tersebut perlu segera dibenahi setelah mendapati keran air hanya tersedia di lantai tiga, sementara pedagang di lantai dasar belum mendapatkan fasilitas serupa.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan mengatakan pihaknya terus membuka ruang komunikasi dengan para pedagang agar aktivitas jual beli di Pasar Aksara Baru dapat berjalan lebih baik.
Anggia menegaskan pihaknya siap menerima kritik dan masukan demi kemajuan pasar tersebut. Bahkan, ia mengaku tidak keberatan menerima keluhan pedagang selama hal itu bertujuan memperbaiki kondisi pasar.
“Kami selalu memberi ruang komunikasi kepada pedagang supaya mereka tetap bisa berjualan dan roda ekonomi terus berputar. Saya siap dimarahi pedagang demi kemajuan Pasar Aksara,” katanya.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Pasar Aksara Baru sebagai pasar percontohan di Kota Medan.
Sementara itu, sejumlah pedagang meminta pemerintah dan pihak terkait menghadirkan tim ahli independen untuk mengkaji kondisi bangunan pasar secara menyeluruh. Mereka berharap hasil kajian tersebut dapat menjadi dasar dalam melakukan perbaikan fasilitas yang dinilai masih memiliki banyak kekurangan.
Para pedagang juga meminta adanya masa tenggang selama proses perbaikan berlangsung agar aktivitas usaha mereka tidak terganggu sepenuhnya.
Selain persoalan fasilitas, para pedagang mengaku masih kesulitan mendapatkan pembeli. Kondisi pasar yang sepi membuat banyak barang dagangan tidak laku terjual, bahkan mulai dipenuhi debu karena terlalu lama tersimpan di kios.
“Kami berharap ada solusi agar pembeli mau datang ke sini. Barang dagangan kami banyak yang sudah berdebu karena sepi pembeli,” ungkap salah seorang pedagang.
Diketahui, hingga saat ini Pasar Aksara Baru masih belum diserahterimakan secara resmi kepada PD Pasar Kota Medan. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu kendala dalam optimalisasi pengelolaan pasar.
Kunjungan Ketua DPRD Medan itu diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak terkait agar Pasar Aksara Baru segera berfungsi maksimal dan mampu menggerakkan kembali perekonomian para pedagang kecil di Kota Medan. (F08)
Share this content:






Comment