![]()
BNEWS.ID, Medan – Maraknya aktivitas perjudian yang diduga masih beroperasi selama bulan suci Ramadan kembali menjadi sorotan warga di Kota Medan. Informasi mengenai keberadaan arena judi ketangkasan mesin tembak ikan beredar luas di media sosial, lengkap dengan dugaan lokasi tempat permainan tersebut berlangsung.
Menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, aparat dari Koramil 0201-05/MB segera melakukan pengecekan. Babinsa Kelurahan Polonia, Serka Ach Taufik, bersama unsur Tiga Pilar kelurahan bergerak cepat menuju lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat aktivitas perjudian.
Lokasi yang dimaksud berada di kawasan Jalan Karya Sejati, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan di sekitar tempat yang diduga dijadikan arena permainan judi ketangkasan.
“Saat penggeledahan dilakukan, aparat tidak menemukan aktivitas perjudian yang sedang berlangsung. Namun, petugas menemukan satu unit mesin judi ketangkasan jenis tembak ikan yang disimpan di dalam sebuah kamar di lokasi tersebut. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa tempat tersebut pernah digunakan sebagai lokasi permainan judi,” Ucap Serka Ach Taufik, rabu (11/03/2026) sore.
Mesin tersebut kemudian diamankan dan aparat Tiga Pilar langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dari Polsek Medan Baru untuk penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Perjudian sendiri merupakan salah satu penyakit masyarakat yang sering menimbulkan dampak negatif, baik secara sosial maupun ekonomi. Aktivitas ini tidak hanya merugikan pelaku secara finansial, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminal lain serta mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga sekitar.
Melalui kejadian ini, Babinsa Kelurahan Polonia Serka Ach Taufik mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas perjudian dalam bentuk apa pun di lingkungan mereka.
Kerja sama antara masyarakat dan aparat sangat penting untuk menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang kondusif, terlebih di bulan Ramadan yang seharusnya diisi dengan kegiatan positif dan ibadah,” tutupnya. (Red)
Share this content:






Comment