GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Peristiwa
Home » Puluhan Personel Brimob Dikerahkan Amankan Bentrokan Warga di Tanah Adonara Timur

Puluhan Personel Brimob Dikerahkan Amankan Bentrokan Warga di Tanah Adonara Timur

Brimob Polda NTT Kompi 1 Batalyon B Pelopor Maumere Bantu Pengamanan.(Foto: Bnews.id/istimewa)

Loading

BNEWS.ID, Flores Timur – Situasi tegang akibat bentrokan antarwarga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mendapat perhatian serius dari kepolisian. Untuk mencegah konflik meluas, Polda NTT langsung mengerahkan pasukan Brimob guna memperkuat pengamanan di wilayah tersebut.

Kabidhumas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengerahan pasukan dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengendalikan situasi keamanan sekaligus mencegah bentrokan susulan antar kelompok masyarakat.

“Polda NTT mengerahkan satu peleton personel dari Satuan Brimob Polda NTT Kompi 1 Batalyon B Pelopor Maumere untuk membantu pengamanan di lokasi konflik,” ujar Kombes Pol Henry Novika Chandra, Jumat (6/3/2026) malam.

Sebanyak 32 personel Brimob diterjunkan ke wilayah Adonara Timur untuk memperkuat pengamanan di titik-titik rawan konflik. Kehadiran pasukan elite kepolisian ini diharapkan mampu meredam ketegangan serta memastikan situasi keamanan tetap terkendali.

Wujud Nyata Kepedulian Polri kepada Masyarakat, 152 Anak ikuti Khitanan Massal Polres Langkat

Personel Brimob yang dipimpin oleh Iptu Simon Edo selaku Wadanki diberangkatkan dari Sikka dan telah tiba di Flores Timur. Setibanya di Larantuka, rombongan langsung bergerak cepat menyeberang dari Pelabuhan Larantuka menuju Pelabuhan Tobilata menggunakan Kapal Cahaya Welang 3 untuk menuju lokasi penugasan di Pulau Adonara.

Sebelumnya, personel Polres Flores Timur telah lebih dulu berada di lokasi bentrokan guna melakukan pengamanan dan mencegah kedua kelompok warga kembali terlibat konflik.

Polda NTT menegaskan bahwa langkah pengamanan dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif agar situasi tidak semakin memanas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Serahkan penyelesaian persoalan ini kepada aparat keamanan dan pemerintah daerah,” tegas Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Hingga saat ini, aparat kepolisian terus melakukan pemantauan intensif di wilayah Adonara Timur. Polda NTT memastikan pengamanan akan terus diperkuat sampai situasi benar-benar kondusif dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. (Red)

Penembakan Rumah Dinas Wakil Bupati Deli Serdang, AKTA Minta Kapolres Dievaluasi

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share