![]()
BNEWS.ID, Pakpak Bharat – Upaya pengawasan distribusi pupuk subsidi terus dilakukan aparat teritorial. Kali ini, Babinsa Koramil 07/Salak, Kodim 0206/Dairi, Sertu S. Boangmanalu melakukan pengecekan langsung ke salah satu kios pupuk di Desa Silima Kuta, Kecamatan STTU Julu, Kabupaten Pakpak Bharat, jumat (13/2/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan harga pupuk bersubsidi dijual sesuai ketentuan pemerintah serta benar-benar disalurkan kepada petani yang berhak menerima.
Dalam pengecekan di UD Ibu E. Cibro, Babinsa berdialog langsung dengan pemilik kios, Ibu E. br Cibro. Berdasarkan hasil pemantauan, pupuk subsidi jenis urea dijual dengan harga Rp120 ribu per sak, sedangkan pupuk Phonska Rp125 ribu per sak. Pihak kios memastikan bahwa penjualan dilakukan sesuai aturan dan hanya kepada petani yang terdaftar dalam sistem distribusi resmi.
Langkah pengawasan ini dinilai penting, mengingat pemerintah telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi sebesar 20 persen sejak Oktober 2025 dan berlaku hingga 2026. Dalam kebijakan tersebut, harga Urea ditetapkan Rp1.800 per kilogram, NPK Rp1.840 per kilogram, NPK Khusus Kakao Rp2.640 per kilogram, ZA Rp1.360 per kilogram, serta pupuk Organik Rp640 per kilogram. Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan biaya produksi petani sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Sertu S. Boangmanalu menegaskan, kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mencegah terjadinya penyimpangan harga maupun kelangkaan stok di lapangan.
“Kami ingin memastikan pupuk subsidi dijual sesuai HET dan tepat sasaran. Apabila ada kendala, Babinsa siap membantu mencarikan solusi,” ujarnya.
Sementara itu, Danramil 07/Salak Kapten Inf A.F. Sagala menyampaikan bahwa pihaknya terus menginstruksikan para Babinsa untuk aktif melakukan pemantauan di wilayah binaan masing-masing.
“Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bertujuan memberikan kepastian dan rasa aman, khususnya bagi para petani. Dengan harga pupuk yang telah diturunkan pemerintah, kami berharap produktivitas pertanian meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” pungkasnya. (Red/PP)
Share this content:






Comment