![]()
BNEWS.ID, Dairi – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat terhadap potensi bencana alam, Kodim 0206/Dairi menggelar kegiatan Mitigasi Bencana Tahun 2025, bertempat di Aula Makodim 0206/Dairi, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, kamis (07/08/2025).
Mengusung tema “Bersatu Dengan Alam Mendorong Kemandirian Bangsa”, kegiatan ini menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi sebagai mitra strategis.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dandim 0206/Dairi, Letkol Czi Nanang Sujarwanto, SE, didampingi Pasiter Lettu Inf J. Maibang, serta para Babinsa dari seluruh jajaran Koramil. Sementara dari pihak BPBD hadir Kabid 1, Fransion Bakkara, yang juga bertindak sebagai narasumber utama dalam sesi penyampaian materi mitigasi bencana.
Dalam sambutannya, Fransion Bakkara menyampaikan apresiasi atas peran aktif TNI, khususnya Kodim 0206/Dairi, dalam berbagai upaya penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Dairi. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, keterpaduan informasi, serta kolaborasi strategis antarinstansi untuk menghadapi ancaman bencana yang semakin kompleks.
“Kesiapsiagaan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan kerja bersama. Koordinasi dan pemahaman yang utuh antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam meminimalkan dampak bencana,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait manajemen mitigasi bencana di tingkat desa. Dalam hal ini, peran Babinsa sebagai ujung tombak sangat ditekankan, terutama dalam hal edukasi, pendampingan, dan deteksi dini terhadap potensi bencana di wilayah binaannya. Tak hanya itu, para peserta juga mengikuti simulasi lapangan guna memberikan pengalaman langsung menghadapi situasi darurat secara cepat, efektif, dan terorganisir.
Dandim 0206/Dairi, Letkol Czi Nanang Sujarwanto, SE, dalam sambutannya menyatakan bahwa mitigasi bencana tidak hanya berbicara soal respons setelah bencana terjadi, tetapi mencakup langkah-langkah antisipatif, edukatif, dan preventif yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Pemetaan wilayah rawan bencana, kesiapan masyarakat, serta sinergi antara TNI, BPBD, dan pemerintah daerah merupakan elemen penting dalam menghadapi situasi bencana. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bekal strategis bagi kita semua, baik prajurit maupun masyarakat, untuk hidup berdampingan dengan alam yang terus berubah,” tegasnya.
Dandim menambahkan, kondisi geografis Kabupaten Dairi yang berbukit dan rentan longsor menjadikan mitigasi bencana sebagai kebutuhan prioritas. Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya soal peralatan atau kekuatan personel, tetapi juga soal kesadaran kolektif dan kepedulian terhadap lingkungan.
Menutup kegiatan, Dandim kembali mengajak seluruh peserta untuk memaknai tema kegiatan sebagai seruan moral untuk menjaga harmoni dengan alam.
“Jika kita menjaga alam, maka alam pun akan menjaga kita. Mitigasi bencana adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari langkah-langkah kecil, namun konsisten dan melibatkan semua pihak,” pungkasnya. (F08)
Foto: Ilustrasi AI
Share this content:






Comment