Peristiwa
Home » Terasa Hingga Sumut, Aceh di Guncang Gempa Magnitudo 6,2

Terasa Hingga Sumut, Aceh di Guncang Gempa Magnitudo 6,2

Loading

BNEWS.ID, Medan – Gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Selasa dini hari (8/4/2025) pukul 02.48 WIB. Getaran kuat ini sempat mengejutkan warga, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Menurut analisis dari BMKG Wilayah I Medan, pusat gempa berada di 192 kilometer barat laut Sinabang, Aceh, dengan kedalaman 10 kilometer. Guncangan gempa tidak hanya dirasakan di Sinabang, tetapi juga meluas hingga Kabupaten Simeulue, Aceh Selatan, Kota Subulussalam, dan Singkil. Bahkan getarannya mencapai wilayah Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Nias Utara dan Kabupaten Karo.

Kepala BMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, menyampaikan bahwa gempa tersebut dirasakan cukup signifikan, terutama oleh warga di dalam rumah di kawasan terdampak. Meski demikian, hingga kini belum ada laporan terkait kerusakan bangunan.

“Gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Tidak perlu panik, tetapi selalu siaga menghadapi kemungkinan gempa susulan,” ujar Hendro.

Kapolres Dan Bupati Langkat Inisiasi Penyelesaian Permasalahan Hukum Melalui Musyawarah dan Mediasi, Anggota Komisi III DPR RI Apresiasi Langkah yang Ditempuh

BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut secara intensif. Hendro juga mengingatkan pentingnya masyarakat untuk selalu mengakses informasi dari sumber resmi guna menghindari penyebaran kabar bohong atau hoaks yang kerap muncul saat terjadi bencana.

“Kami minta masyarakat tidak mudah percaya informasi yang tidak jelas asal-usulnya. Pastikan hanya mengikuti perkembangan dari kanal resmi seperti situs web bmkg.go.id, akun @infoBMKG, atau aplikasi resmi BMKG,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Aceh termasuk dalam kawasan rawan gempa akibat aktivitas tektonik yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal yang sangat penting.

“Dengan tidak adanya kerusakan dan kepastian bahwa gempa ini tidak memicu tsunami, kami berharap warga tetap tenang dan terus waspada terhadap potensi gempa di masa mendatang,” tutup Hendro. (F08)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share