![]()
Siak, bnews.id – Warga mulai resah menanyakan atau menagih janji kampanye sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak terpilih pada pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 (3/2/2025).
Kekesalan itu diutarakan warga dibeberapa grup media sosial, para warga menuntut agar janji perbaikan infrastruktur pada saat kampanye, terutama jalan yang rusak parah diberbagai wilayah Kabupaten Siak untuk segera di realisasikan.
Warga mengaku kesal kepada para Dewan pasca di lantik September 2024 lalu, sebab hingga kini belum ada tindakan untuk menepati janji. Warga merasa hanya dimanfaatkan suara nya agar menang di Pemilihan Legislatif.
Salah satu jalan yang menjadi perhatian utama yaitu jalan Kampung Kemuning Muda, Bungaraya, Siak, Riau. Jalan sepanjang Kampung Kondisinya semakin rusak parah, terlebih setelah musim hujan banyak lubang besar di genangi air sangat mengaggu kelancaran pengendara dan membahayakan keselamatan warga.
“Saat Kampanye mereka selalu berjanji akan memperbaiki jalan-jalan yang rusak, katanya semua bisa diupayakan ketika sudah duduk sebagai Dewan, namun jingga kini janji itu belum terlihat. Kondisi jalan semakin parah sangat membahayakan keselamatan warga,” Ucap Ketua Pemuda Kemuning Muda Anggi Nursyah Bidin mewakili para warga.
Menurutnya, jika mekanisme perbaikan jalan belum bisa dilakukan oleh pemerintah Kampung, Pemerintah Kecamatan, maupun Pemerintah Kabupaten Siak. Apakah tidak ada cara lain yang bisa dilakukan oleh para DPRD terpilih Provinsi dan Kabupaten Siak, seperti penimbunan sementara menggunakan batu bes misalnya.
Terpisah, Anggota DPRD Siak Fraksi PDIP, Rakip, mengatakan sudah menyampaikan keluhan warga Kemuning Muda soal perbaikan jalan rusak parah saat rapat.
“Sudah saya ajukan kemarin waktu rapat, saya sampaikan soal perbaikan jalan, makanya saya minta rekap musrembang Kecamatan kepada pak camat, kemarin sudah di kasih, Senin kami bawa ke Dinas PU Tarukim Siak,” Ucap Anggota Dewan Rakip.
Wakil Ketua II DPRD Siak Laiskar Jaya, mengaku sudah mengetahui kondisi jalan Kampung Kemuning Muda, ia sudah pernah menyampaikan jal ini kepasa Dinas terkait untuk mencari solusi terbaik.
“Kalau memang tahun 2025 nggak bisa diaspal kita cari solusi bersama supaya jalan itu bisa dilewati dan tidak memakan korban,” Ungkapnya.
“Informasi awal dari Kepala Dinas bakal di bes, cuman saya belum follow up ulang. Namun ini juga belum bisa pastikan tahun ini bakal terealisasi, sebab Pemkab Siak di terjadi tunda bayar,” Tutupnya. (FF)
Share this content:






Comment