![]()
Langkat, Bnews.id – Ketua KNPI Kecamatan Wampu, M. Suhaimi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya aktivitas tambang galian C yang semakin meluas di beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Semakin Merajalela. Menurutnya, kehadiran tambang ini telah menimbulkan banyak kritik dan kecaman dari warga setempat, terutama terkait dampak negatif yang diakibatkan oleh operasional tambang tersebut.
Salah satu masalah utama yang disorot adalah penggunaan jalan yang tidak sesuai standar untuk mengangkut material tambang dengan beban melebihi kapasitas maksimal yang ditetapkan, yaitu 8 ton. Meskipun PT HKI telah melakukan perbaikan jalan, namun banyaknya truk-truk besar yang melintas dengan muatan yang diragukan masih menjadi sumber kekecewaan bagi masyarakat.
“Saya melihat sendiri bahwa aktivitas Galian C ini telah berlangsung selama tiga tahun dan saya lihat aktivitas Galian C diwilayah saya ini justru semakin merajalela, bahkan telah menimbulkan banyak keluhan dari masyarakat sekitar, terutama terkait debu dan potensi kerusakan infrastruktur,” ungkap M. Suhaimi saat dihubungi oleh Tim Redaksi Bnews.id Senin (16/07/2024) sore.
Suhaimi menekankan bahwa kondisi ini sangat merugikan bagi penduduk Kecamatan Wampu, dan ia meminta agar pihak berwenang, terutama kepolisian, untuk turun tangan dan menyelidiki izin serta keberadaan tambang galian C dengan serius.
“Para pengelola tambang harus bertanggung jawab atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat setempat. Kami mendesak pihak kepolisian, khususnya unit Tipidter, untuk melakukan penyelidikan menyeluruh terkait izin dan operasional tambang galian di kecamatan ini,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga mengharapkan agar akses jalan yang dilewati oleh kendaraan berat segera diperbaiki. Mereka mengecam tindakan yang dapat merusak lingkungan dan infrastruktur kecamatan mereka.
“KNPI Kecamatan Wampu dan seluruh masyarakat kami menuntut agar yang belum dibangun segera dibangun, yang sudah ada dirawat dengan baik, dan jangan merusak yang sudah baik,” tambah Suhaimi.
Masalah terkait tambang galian C ini, menurut Suhaimi, sudah berulang kali disampaikan kepada pihak terkait di Kecamatan Wampu. Dia berharap agar langkah konkret segera diambil untuk menanggapi keluhan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan di wilayah tersebut.
“Saya selaku Ketua KNPI Kecamatan Wampu mengharapkan pemerintah setempat segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini, demi kebaikan bersama untuk seluruh masyarakat lingkungan di Kecamatan Wampu,” tutup Suhaimi. Ketua KNPI Kecamatan Wampu, itu. (Fahmi)
Share this content:






Comment