Sosok AKBP David Triyo Prasojo Hadapi Situasi Banjir Di Langkat

ajax-loader-2x Sosok AKBP David Triyo Prasojo Hadapi Situasi Banjir Di Langkat

Langkat, bnews.id – AKBP David Triyo Prasojo yang saat ini menjabat Kapolres Langkat, merupakan sosok pemimpin yang mengakui mendapatkan pengalaman yang sangat berharga saat menghadapi situasi bencana banjir di Kabupaten Langkat pada akhir tahun 2025 lalu.  

Pasalnya selama bertugas di kepolisian Republik Indonesia, AKBP David Triyo Prasojo belum pernah menghadapi bencana banjir yang begitu luas dan menyebar di 16 Kecamatan dan merendam ribuan rumah di Kabupaten Langkat hingga memutuskan akses jalan lintas Sumatera Utara – Aceh.

Menurut Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, saat bencana alam banjir yang merendam 16 Kecamatan di Kabupaten Langkat pada 26 November 2025 lalu diawali dengan turunnya hujan dari tanggal 24 November 2025 secara terus menerus, dan saat itu sedang berada di Jakarta menghadiri pertemuan seluruh Kapolres di Mabes POLRI.

“Saat hujan yang turun secara terus menerus melanda Sumatera Utara, saya sedang menghadiri pertemuan seluruh Kapolres di Mabes POLRI, namun kebetulan saat berangkat saya membawa hendy talky sehingga situasi di wilayah hukum Polres Langkat sepenuhnya saya ketahui dan sempat memberikan beberapa langkah tindakan yang harus segera diambil kepada sejumlah Perwira di Mapolres Langkat, karena alat komunikasi telpon seluler sempat terputus,” ucap Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo kepada awak media, Kamis (1/1/2026).

Lebih lanjut AKBP David Triyo Prasojo menjelaskan saat acara pertemuan selesai, dia bersama istri langsung terbang menuju KNIA, meski saat melintasi kawasan udara Pekan Baru, kondisi pesawat dalam keadaan terguncang akibat hujan yang turun secara terus menerus.

“Saat dipesawat mulai dari kawasan udara Pekan Baru hingga bandara KNIA, pesawat yang kami tumpangi terguncang akibat dihantam hujan. Saya dan istri hanya bisa berpegangan tangan sambil bertatapan satu sama lain tanpa bisa berkata apa – apa, guna saling menguatkan hati kami untuk bisa segera tiba di Kabupaten Langkat dan mengatasi bencana alam banjir tersebut,” jelas AKBP David Triyo Prasojo.

Setibanya di bandara KNIA, Kapolres Langkat langsung menghubungi ajudan dan meminta jemputan dengan mobil yang tinggi agar bisa menerobos banjir. Sebab di tanggal 26 Nobember 2025 lalu, banjir bukan hanya merendam Kabupaten Langkat namun juga merendam sejumlah Kabupaten/ Kota di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan.

“Setelah mobil jemputan tiba, saya langsung berangkat ke Kabupaten Langkat dengan menerobos genangan air banjir di Kota Medan hingga kami masuk jalan tol Helvetia – Langkat. Namun kami sempat terjebak macet di jalan tol karena banyak kendaraan yang tidak berani melintas akibat genangan air yang tinggi dan deras sambil berdoa agar bisa segera tiba di Kabupaten Langkat,” sambung Kapolres Langkat.

Namun, setelah beberapa lama menunggu air surut, sambung AKBP David, ada seorang laki – laki yang mengetuk kaca mobil dan mengatakan bahwa mobil yang kami kendaraai sudah bisa menerobos banjir.

“Dengan kesigapan supir akhirnya kami mencoba menerobos genangan air banjir di jalan tol dan berhasil tiba di Mapolres Langkat yang saat itu juga sudah di genangi air banjir setinggi setengah meter di bagian halaman Mapolres,” ucap Kapolres Langkat lirih dan tak bisa membayangkan akan terjadi banjir hingga merendam halaman Mapolres.

Setibanya di Mapolres, AKBP David langsung memanggil Perwira yang tersisa, karena sebagian personil sudah terjun ke lapangan dibawah pimpinan Waka Polres Langkat, Kompol Husnil Mubarok Daulay dan sempat terjebak  banjir di Kecamatan Besitang.

“Setelah tiba di Mako saya langsung panggil Perwira yang tersisa dan mendengar secara langsung situasi bencana di wilayah hukum Polres Langkat yang merendam ribuan rumah, lapas dan rutan serta memutus akses jalan lintas dan menjebol sejumlah tanggul,” tegas Kapolres Langkat.

Menerima laporan, Kapolres Langkat langsung mengambil tindakan pertama yaitu mencari bantuan bahan makanan dan mendistribusikannya kepada para korban.

“Yang pertama saya lakukan adalah mencari bantuan bahan makanan untuk warga dan mencari jalan untuk bisa menerobos banjir saat itu agar warga bisa makan, karena akses jalan lintas di Kecamatan Tanjung Pura sudah tidak bisa dilintasi lagi, maka alternatifnya adalah jalan tol, namun kondisi jalan tol juga terendam banjir lebih dari satu meter,” jelas Kapolres Langkat.

Dengan tekad rasa kemanusiaan terhadap nasib korban, akhirnya Kapolres Langkat didampingi sejumlah Personil Polres Langkat dan Sekda Langkat, Amril, dengan menggunakan truk Dalmas Polres Langkat mencoba menerobos banjir di jalan tol Stabat – Brandan dan membawa bahan makanan untuk para pengungsi.

“Setelah kami tiba di jalan tol yang banjir, banyak kendaraan yang tidak berani melintas, akhirnya truk kamilah yang pertama kali nekad menerobos banjir dengan diawali bismillah demi kemanusiaan. Padahal suara knalpot truk saat didarat sangat bising, namun saat melintasi banjir sama sekali tak terdengar suara knalpot tadi,” sambung Kapolres Langkat sambil tertawa membayangkan kondisi saat itu, ditambah membayangkan sejumlah Perwira yang terjepit di tengah tumpukan bahan makanan di belakang truk.

Setibanya di lokasi banjir, bahan makanan yang dibawa  langsung disitribusikan ke posko pengungsi dan AKBP David Triyo Prasojo langsung menyusuri lokasi banjir satu demi satu guna memberikan semangat kepada personil polisi yang bertugas dan warga korban banjir.

“Yang membuat saya bersedih saat itu adalah parahnya kondisi banjir dan banyak rumah – rumah warga yang rusak serta hewan ternak yang mati,” ucap AKBP David haru.

Setelah itu, Polres Langkat dibawah Komando AKBP David Triyo Prasojo langsung bergerak mendatangi setiap Polsek yang ikut terdampak banjir dan memberikan motivasi kepada personil untuk tetap bertugas meski juga ikut menjadi korban banjir.

“Saya sempat mendatangi satu Polsek yang ikut terdampak banjir dan disana saya melihat personil yang sudah mulai kelelahan bertugas dan kurangnya asupan makanan, sebab untuk bisa bertahan mereka hanya makan sepiring nasi dan dibagi rata, sehingga saya langsung mendistribusikan makanan agar mereka siap kembali bertugas,” jelas AKBP David.

Selain itu, selama satu bulan wilayah Kabupaten Langkat terdampak banjir, AKBP David menyatakan banyak hal berharga yang bisa didapat, diantaranya adalah saat warga yang menangis dipelukannya karena kelaparan, tercebur masuk kedalam parit hingga banyaknya bantuan bahan makanan dari berbagai elemen masyarakat yang dititipkan ke Polres Langkat sehingga setiap hari ada empat hingga lima truk bahan makanan yang didistribusikan  kepada warga korban banjir yang jumlahnya hingga ribuan orang.

“Banyak hal pengalaman yang bisa saya dapat dari banjir di Kabupaten Langkat ini, diantaranya bagaimana kita memimpin personil yang juga korban banjir untuk tetap semangat bertugas menolong korban banjir yang lain, mencari bantuan bahan makanan secepatnya agar warga tidak kelaparan, dan menerobos lokasi banjir untuk mendistribusikan nahan makanan hingga menjangkau wilayah yang terisolir baik menggunakan transport darat maupun air. Semua ini saya yang langsung pimpin hingga ke daerah terisolir dan banyak hal lainnya yang tidak pernah saya dapatkan di bangku sekolah tapi saya dapatkan di bencana banjir Kabupaten Langkat,” terang AKBP David.

Akhirnya AKBP David Triyo Prasojo hanya bisa berharap agar bencana alam di Kabupaten Langkat yang hingga kini masih belum pulih secara total, tidak akan terulang lagi dan kondisi warga yang terdampak banjir yang jumlahnya mencapai ribuan bisa segera pulih. Tidak lupa AKBP David juga mengucapkan terima kasinya kepada semua pihak yang telah mempercayakan bantuan untuk korban banjir hingga sampai kepada warga korban banjir.

“Terima kasih saya ucapkan kepada semua pihak tanpa terkecuali yang sudah sama – sama ikut membantu para korban banjir, semoga banjir sedahsyat ini tidak akan terulang lagi dan para warga terdampak banjir bisa segera pulih,” tutup Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo. (dyt).

Bagikan berita ini :

Related Posts

Pilkades di Deli Serdang Berlangsung 4 Mei 2026

Loading

BNEWS.ID, Deli Serdang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang akan melaksanakan 88 Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di tahun ini. Pilkades yang akan dilaksanakan terbagi dalam dua kategori, yakni 76 Pilkades…

Lima Kasus Ngendap Bertahun-tahun, Polrestabes Medan Terkesan Diam

Loading

BNEWS.ID, Medan – Kinerja aparat kepolisian khususnya Polrestabes Medan, terlihat menurun. Pasalnya, lima kasus yang sudah bertahun-tahun masih mengendap di Mapolrestabes Medan dan tidak ada perkembangannya hingga saat ini, Selasa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *