![]()
Medan – Bnews.id: Mengintip stok dan harga minyak goreng di Pasar Tradisional kota Medan sangat mengejutkan. Ditemui pada Pasar Tradisional Lalang, Medan Sunggal, tak banyak stok minyak goreng yang tersedia.
Pedagang Nasi Goreng, Ana saat ditemua di toko kelontong Pasar Lalang, ia keluhkan kondisi langkanya minyak goreng dan harga yang melambung.
” Dimana – mana jarang dapat. Disembunyikan atau bagaimana ya!”, keluhnya.
Ia berharap stok dan harga minyak goreng bisa kembali normal. Dirinya mengaku setiap hari membeli minyak goreng untuk kebutuhan daganganya.
” Saya selalu pakai minyak kemasan. Minyak curah aja payah, jadi walaupun harga tinggi, saya tetap membeli minyak goreng”, katanya.
Pedagang Toko Kelontong, Jeri mengungkapkan, sebelum terjadinya kelangkaan minyak goreng, mereka bisa mengambil minyak goreng sebanyak 20 – 30 karton.
” sekarang hanya bisa ambil 1 karton perminggu. Isi 1 karton, ada 12 pcs untuk kemasan 1 liter dan 6 pcs untuk kemasan 2 liter. Jika pilih 1 liter maka tidak dapat yang 2 liter, hanya pilih 1 macam saja”, ungkapnya.
Jeri memaparkan bisa menjual 5-6 karton perharinya, sebekum terjadi kelangkaan minyak goreng.
” sekarang 1 karton perhari. Paling banyak 2 karton perhari”, paparnya.
Ditoko kelontongnya, Jeri menjual minyak gorebg kemasan 2 liter seharga 32.000 – 36.000 dan minyak goreng curah 19.000.
” Semoga stabil lah minyak goreng. Tidak dibatasi, omset kami menurun 30%”, tutupnya. ( Dodi Kurniawan)
Share this content:






Comment