Pendidikan
Home » Mahasiswa MBKM Universitas Pembangunan Panca Budi Kolaborasi dengan JAPNAS Medan dalam Pengembangan Desa Kwala Mencirim dan pengenalan Startup Digital

Mahasiswa MBKM Universitas Pembangunan Panca Budi Kolaborasi dengan JAPNAS Medan dalam Pengembangan Desa Kwala Mencirim dan pengenalan Startup Digital

Loading

Medan, 20 Februari 2025 – Mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Universitas Pembangunan Panca Budi bekerja sama dengan Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) Medan dalam program pemberdayaan masyarakat di Desa Kwala Mencirim. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital dan kewirausahaan masyarakat desa, sekaligus mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek dalam mata kuliah Startup Digital.

Kegiatan yang berlangsung selama beberapa minggu ini melibatkan mahasiswa MBKM dalam memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat Desa Kwala Mencirim, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Fokus utama program ini adalah digitalisasi usaha dan penerapan strategi pemasaran berbasis teknologi untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas.

Ketua JAPNAS Medan, Bapak Surya M. Munthe, menyampaikan bahwa sinergi antara dunia akademik dan industri menjadi langkah nyata dalam penguatan ekonomi lokal. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam mendukung perkembangan ekonomi masyarakat desa. Dengan adanya program ini, para pelaku usaha di desa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru yang dapat membantu mereka dalam mengembangkan bisnis secara digital,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa peserta MBKM, Dimas Armadansyah, mengungkapkan bahwa pengalaman ini memberikan wawasan baru dalam menerapkan teori yang telah dipelajari di kelas ke dalam praktik nyata. “Kami tidak hanya belajar secara akademis, tetapi juga memahami langsung tantangan serta peluang dalam membangun dan mengembangkan startup digital di lingkungan masyarakat,” katanya.

TNI Kawal 1.466 Porsi Makan Bergizi di Sekolah Medan

Mata kuliah Startup Digital yang terintegrasi dalam program ini memungkinkan mahasiswa untuk merancang dan mengembangkan solusi berbasis teknologi guna membantu masyarakat desa dalam meningkatkan akses terhadap pasar yang lebih luas. Beberapa mahasiswa bahkan telah berhasil menciptakan prototipe aplikasi dan platform pemasaran digital yang dirancang khusus untuk mendukung kebutuhan UMKM lokal. Platform ini diharapkan dapat mempermudah para pelaku usaha dalam memasarkan produk mereka secara lebih efektif melalui e-commerce dan media sosial.

Selain pelatihan teknis, mahasiswa juga melakukan sosialisasi mengenai pentingnya literasi digital, keamanan data, dan strategi pemasaran modern bagi para pelaku usaha. Dengan adanya transfer pengetahuan ini, diharapkan masyarakat Desa Kwala Mencirim dapat lebih percaya diri dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung perkembangan ekonomi lokal.

Ke depan, kolaborasi antara mahasiswa MBKM, JAPNAS Medan, dan masyarakat Desa Kwala Mencirim akan terus berlanjut dengan berbagai program pengembangan lainnya, seperti optimalisasi marketplace lokal, pelatihan manajemen keuangan digital, serta pengembangan ekosistem startup yang lebih inklusif. Diharapkan, program ini dapat menjadi model yang dapat diterapkan di desa-desa lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi dan teknologi digital.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share