Lapas Narkotika Pematang Siantar Cetak Pengusaha Tempe Mandiri dari Balik Jeruji

  • Ragam
  • August 5, 2025
  • 0 Comments

ajax-loader-2x Lapas Narkotika Pematang Siantar Cetak Pengusaha Tempe Mandiri dari Balik Jeruji

Pematang Raya – Bnews.id: Upaya rehabilitasi dan pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar terus diperkuat dengan program-program keterampilan yang inovatif.

Kali ini, puluhan warga binaan pemasyarakatan (WBP) dibekali dengan keahlian pembuatan tempe, sebuah inisiatif yang tidak hanya menjanjikan kemandirian ekonomi tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan.

Program pelatihan pembuatan tempe ini dirancang untuk memberikan keterampilan praktis yang mudah diaplikasikan dan memiliki potensi pasar yang luas. Setiap harinya, area khusus di lapas berubah menjadi dapur produksi tempe, lengkap dengan aroma khas kedelai yang difermentasi.

Di bawah bimbingan instruktur ahli, para WBP diajarkan seluruh tahapan proses pembuatan tempe, mulai dari seleksi dan pencucian kedelai, perebusan, proses peragian, hingga pengemasan yang higienis.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pematang Siantar, Pujiono Slamet mengatakan, jika dirinya ingin warga binaan memiliki modal usaha yang jelas usai menjalani masa pidana di Lapas, Selasa (05/08/2025).

“Tempe adalah makanan pokok yang digemari banyak orang, dan pasarnya sangat besar. Ini bekal yang sangat berharga untuk mereka memulai hidup baru.” Ujar Kalapas.

Sementara itu, para WBP sendiri juga turut diajarkan pentingnya menjaga kualitas bahan baku, mengontrol proses fermentasi agar tempe yang dihasilkan optimal, serta bagaimana menghitung biaya produksi dan menentukan harga jual yang kompetitif.

Selain itu, mereka juga dilatih untuk memahami standar kebersihan dan keamanan pangan, yang krusial dalam bisnis kuliner dan manajemen produksi.

Diharapkan, dengan bekal keterampilan membuat tempe ini, para WBP dapat membuka usaha sendiri atau bekerja di industri pengolahan makanan setelah kembali ke masyarakat.

Program ini menjadi bukti nyata komitmen Lapas Narkotika Pematang Siantar dalam menciptakan sumber daya manusia yang produktif, mandiri, dan mampu berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya, mengurangi risiko mereka kembali terjerumus dalam lingkaran kejahatan. (ALF).

Bagikan berita ini :

  • Related Posts

    • Ragam
    • January 17, 2026
    • 3 views
    “Kami Tidak Merasa Sendiri”: Bantuan YBM PLN Menguatkan Warga Desa Batu Hula Pascabencana

    Loading

    Tapanuli Selatan, 12 Januari 2026 — Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung, bantuan sosial dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menjadi penguat bagi warga Desa Batu Hula, Kecamatan…

    • Ragam
    • January 17, 2026
    • 5 views
    2026PLN UID Sumatera Utara Peringati Bulan K3 Nasional, Teguhkan Budaya Keselamatan Kerja Pascabencana

    Loading

    Medan, 14 Januari 2026 — PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar Apel Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 pada Rabu (14/1)…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *