GESER UNTUK MELANJUTKAN KONTEN BERITA
Peristiwa
Home » Kampung Uning Mas di Kabupaten Bener Meriah Hilang Tertimbun Longsor

Kampung Uning Mas di Kabupaten Bener Meriah Hilang Tertimbun Longsor

Loading

BNEWS.ID, Kabupaten Bener Meriah – Ratusan warga di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang disertai longsor. Salah satu wilayah terdampak terparah adalah Kampung Uning Mas, yang kini ditinggalkan seluruh penghuninya setelah porak-poranda diterjang bencana alam.

Kapolsek Pintu Rime Gayo, AKP Suci, menjelaskan bahwa banjir bandang dan longsor terjadi pada Rabu, 26 November 2025 lalu. Peristiwa tersebut meluluhlantakkan Kampung Uning Mas hingga menyebabkan puluhan rumah hancur total.

“Di Kampung Uning Mas, puluhan rumah tidak tersisa setelah diterjang banjir bandang. Arus deras juga membawa kayu-kayu besar dan pepohonan yang kini berserakan di permukiman warga,” ujar AKP Suci.

Ia menambahkan, dampak terparah memang dirasakan di salah satu desa di Kecamatan Pintu Rime Gayo tersebut. Sebagian besar rumah tertimbun material tanah akibat longsor, sementara rumah lainnya hanyut terbawa arus banjir.

KAI Sumut Pangkas Pohon di 330 Titik Jalur KA Antisipasi Meningkatnya Curah Hujan

“Saat ini kami masih terus melakukan pendataan jumlah korban serta kerugian materiil akibat bencana banjir dan longsor ini,” jelasnya.

Pasca-bencana, seluruh warga Kampung Uning Mas telah dievakuasi dan kini mengungsi di Sekolah Dasar (SD) Datu Derakal, yang berada di Kampung Bintang Berangon, Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Sementara itu, menurut warga Hasilnuddin Bedel, selain merusak rumah warga, bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah fasilitas umum.

“Fasilitas yang rusak antara lain 3 menasah, 2 MCK umum, 3 bak air bersih, 1 gedung sekolah SD, 1 kantor desa, 1 balai TPA, 1 KIPS BUMK, serta 1 masjid,” ungkapnya, Kamis (25/12).

Hingga kini, aparat bersama pemerintah daerah dan pihak terkait masih melakukan penanganan darurat serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi. (Red)

Satres Narkoba Polres Langkat Ungkap 33 Kasus Narkotika Dengan 35 Tersangka dalam Ops Antik Toba 2026, 31 Tersangka Merupakan Pengedar

Share this content:

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share