Hukum
Home » Didampingi Personil Polres Binjai, Tim Balai BKSDA Sumut Evakuasi Orangutan, Elang dan Beo

Didampingi Personil Polres Binjai, Tim Balai BKSDA Sumut Evakuasi Orangutan, Elang dan Beo

Loading

Binjai –Bnews.id :Penyerangan yang dilakukan sekelopok orang terhadap Tim Balai BKSDA Sumatera Utara membuat personil polres Binjai bertindak cepat. 


Dipimpin Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Rizky Prtama, seluruh personil bersenjatakan laras panjang, meluncur ke lokasi kejadian dengan menggunakan sekitar 10 mobil didampingi BKSDA. 


Kepala Tata Usaha Teguh Setiawan di Polres Binjai mengatakan, usai membuat laporan,  pihak polres Binjai langsung bergerak cepat dan hari ini juga ( 22/03) orang utan tersebut akan kami sita dan dibawa ke BKSDA Sumut. 


“Mengenai penyelidikan, beberapa tim dari BKSDA tengah menjalani pemeriksaan. Saat ini kita juga tengah mengevakuasi orangutan dari kediaman tokoh masyarakat tadi,” sebut Teguh. 

Kabar Baik! Gangguan Keamanan Kereta Api di Sumut Turun 75 Persen, KAI Ungkap Masih Ada Pelemparan


Mengenai siapa pelaku, jelas dia, pihaknya menyerahkan proses penyelidikan kepada pihak Kepolisian Polres Binjai. “Siapa pelaku penyerangan, nanti akan ditelusuri pihak kepolsian Polres Binjai,” tegas dia kepada sejumlah wartawan. 

Tak membutuhkan waktu lama,  akhirnya petugas kepolisian Polres Binjai dan Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara, akhirnya berhasil mengavakuasi orangutan dari salah satu rumah tokoh masyarakat J Payo Sitepu. 

Selain orangutan, pihak BKSDA juga mengamankan sekor burung beo dan dua ekor elang yang dipelihara J Payo Sitepu dikediamannya Jalan Gunung Sibayak, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara, Senin (22/03) malam. 


“Kondisi orangutan baik dan sehat. Ditaksir, usia orangutan ini sekitar 3 tahun. Kita juga masih menyelidiki dari mana orangutan ini didapat,” kata wanita berhijab dari dalam mobil BKSDA yangtengah menggendong orang utan tersebut.  

Sementara itu,  Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Yayang Rizki Pratama mengakui, jika pihaknya tadi mendampingi tim BKSDA untuk mengevakuasi orang utan. Sejauh ini pihaknya BKSDA sudah berhasil mengevakuasi orang utan dan beberapa hewan lain dalam kondisi baik. 
“Jadi sifatnya kita hanya membantu mendampingi saja, mengenai apa yang diamankan dari lokasi nanti rekan-rekan bisa koordinasi ke BKSDA,” kata dia. 

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Apresiasi Kolaborasi dan Sinergi Lintas Instansi, Komitmen Bersama Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM di Aceh


Mengenai laporan pengerusakan yang dialami oleh tim BKSDA oleh sejumlah orang. Dirinya mengatakan, sejauh ini pihak BKSDA sedang berkoordinasi dengan Polres Binjai, dalam melakukan proses penyelidikan pengerusakan itu. 
“Ini masih kita koordinasi dengan pihak BKSDA, apakah mengenai terjadinya insiden tadi akan ditindaklanjuti atau tidak, hasilnya masih kita koordinasikan,” tegas dia. 

Dilain tempat,  J Payo Sitepu Mengenai orangutan yang dipeliharanya, mengatakan jika orangutan itu didapatnya dari Babusallam Aceh dalam kondisi sakit. Melihat itu, dia langsung memeliharanya hingga sehat dan dalam kondisi baik. “Saya dapat dari Babusallam Aceh, kondisinya saat itu terluka,” ungkap dia. 


Dengan penyitaan yang dilakukan pihak BKSDA, dirinya mengaharpkan, agar pihak BKSDA dapat memberi ijin kepadanya untuk dapat memelihara orangutan itu. 


“Itu harapan saya, makanya saya meminta ijin dan bagaimana prosesnya akan saya jalani agar dapat memelihara hewan itu,” tegas dia. (hiayat).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *