![]()
Di akhir bulan April 2020 hari Kamis tanggal 30 April 2020 pukul 15:20:00 Wib di Kabupaten Tapanuli Selatan diguncang gempabumi tektonik dengan kekuatan Magnitudo 5.6, setelah dilakukan pemuktahiran menjadi M=5.1 dengan Epicenter pada koordinat 1.19 LU dan 99.46 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 24 km Barat Laut Padang Lawas – Sumatera Utara pada kedalaman 16 km
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Sumatera. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar ( Strikeslip ). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
Guncangan gempabumi ini dirasakan di Aek Godang, Pinang sori dengan intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ) dan II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) dirasakan di Rokan Hilir, Medan, dan Rantau Prapat . Informasi yang diterima akibat gempabumi tektonik ini menimbulkan kerusakan pada bangunan seperti Masjid, Sekolah SD, dan rumah masyarakat di Aek Libung Kec. Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan.
Teguh Rahayu, S.Kom, MM Kepala Stasiun Geofisika Deli Serdang menyampaikan Pantauan Stasiun Geofisika Deli Serdang (BMKG) periode tanggal 24 April 2020 s/d 30 April 2020 di Peralatan SeisComP3 telah mencatat 21 kejadian gempabumi. Sebaran gempa didominasi di wilayah Aceh. Besaran Magnitudo bervariasi antara M = 2.3 hingga M = 5.1 dengan Kedalaman gempabumi antara 3 Km hingga 192 Km.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website ( http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.
Share this content:




Comment